- Mirae Asset targetkan IHSG tembus 10.500 di 2026 didukung pertumbuhan ekonomi 5,3%.
- IHSG cetak rekor 8.944,8 meski Rupiah tertekan hingga level 16.800 per Dollar AS.
- Saham komoditas dan telekomunikasi jadi motor utama penguatan pasar saham tahun ini.
Suara.com - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memproyeksikan pasar saham Indonesia pada tahun 2026 akan tetap berada dalam jalur konstruktif.
Meski dibayangi tekanan nilai tukar dan inflasi, indeks harga saham gabungan (IHSG) optimistis mampu menembus level 10.500 pada akhir tahun.
Mengawali tahun 2026, IHSG telah menunjukkan taji dengan mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa di level 8.944,8 pada Rabu (7/1). Fenomena ini tergolong unik karena terjadi di saat data makroekonomi domestik sedang mengalami tekanan.
"Penguatan IHSG terjadi di tengah data ekonomi yang relatif kurang menggembirakan, mulai dari inflasi Desember yang tinggi hingga defisit fiskal yang melebar," ujar Rully Arya Wisnubroto, Chief Economist & Head of Research Mirae Asset.
Pasar keuangan domestik saat ini masih menghadapi sentimen risk-off global yang memperkuat Dollar AS (DXY). Akibatnya, Rupiah sempat terdepresiasi hingga menembus level 16.800, posisi terlemah sejak April 2025. Kondisi ini membuat Bank Indonesia (BI) diprediksi akan sangat berhati-hati dalam menentukan suku bunga pada RDG Januari ini.
Namun, Rully menekankan bahwa investor cenderung melihat prospek jangka menengah. Ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh lebih tinggi mencapai 5,3% pada 2026, naik dari 5,1% di tahun sebelumnya.
Optimisme Mirae Asset didorong oleh beberapa sektor kunci yang menjadi motor penggerak indeks seperti komoditas & pertambangan dimana saham seperti AMMN, BUMI, BYAN, dan BRMS diuntungkan oleh kenaikan harga emas dan ketidakpastian geopolitik.
Selain itu sektor telekomunikasi dimana pertumbuhan ekonomi digital memperkuat prospek sektor infrastruktur jaringan.
"Keselarasan kebijakan moneter dan fiskal akan menjadi kunci. Jika stimulus berjalan efektif, pasar memiliki fondasi kuat untuk mencapai target 10.500," tutup Rully.
Baca Juga: Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Appi: Saya Masih Tetap Kader Partai Golkar
-
Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral
-
Jembatan KA Matraman Aman, Tak Ada Kerusakan Struktur Usai Truk Molen Tersangkut
-
Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir
-
Kontribusi Nyata BRI, Setorkan Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026
-
Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026
-
Denny Sumargo Cerita Perjuangan Bangun Burger Bangor, Kini Rayakan 7 Tahun dengan Bangor Fest Vol. 4
-
KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara
-
Dituding Jadi Ani-Ani Eks Jampidsus Febrie, Yuenchi Arwindi Buka Suara
-
Sunscreen dengan Kandungan Alami Apa yang Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Berminyak?