Bisnis / Makro
Sabtu, 17 Januari 2026 | 08:00 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo. (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Menteri PU Dody Hanggodo mengonfirmasi rencana pembangunan tol Lembah Anai telah disetujui Presiden Prabowo.
  • Pembangunan tol ini sebagai respons terhadap dampak banjir dan longsor November 2025 di Sumatera Barat.
  • Saat ini, proyek masih dalam tahap desain, persiapan pra studi kelayakan, Amdal, dan pencarian sumber pendanaan.

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengaku sudah menyampaikan rencana pembangunan jalan tol di Lembah Anai, Sumatera Barat kepada Presiden Prabowo Subianto. Dia pun menyebut Prabowo sudah memberi restu.

"Itu (rencana tol Lembah Anai) termasuk salah satu yang sudah sempat saya sounding ke presiden dan beliau sudah oke," kata Dody saat menggelar konferensi pers di Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta pada Jumat (16/1/2026).

Jalan Lembah Anai merupakan akses penghubung antara Padang dengan Bukittinggi. Kawasan itu menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak saat banjir dan longsor yang terjadi di Sumatera pada akhir November 2025 lalu.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Roy Rizali Anwar, menjelaskan untuk merealisasikan rencana tersebut sejumlah tahapan harus dilalui.

Dimulai dari tahapan pre-feasibility study atau pra studi kelayakan, studi kelayakan, hingga desain.

Kemudian harus melewati kajian lingkungan atau Amdal, serta dinding penahan tanah (DPT). Setelahnya masuk ke proses lelang dan penyusunan desain hingga pelaksanaan pembangunan.

Sejauh itu, proses yang berlangsung di Kementerian PU, kata Roy, masih dalam tahap desain hingga penyusunan pre-feasibility study.

"Jadi ini tahapannya memang lagi tahapan desain, persiapan studi kelayakan, Amdal, dan DPT untuk menuju ke proses pembangunan konstruksinya," kata Roy.

Di samping itu, Kementerian PU juga sedang mempertimbangkan sejumlah opsi terkait dengan pembiayaannya.

Baca Juga: Menteri PU: Tidak Ada Lagi Kabupaten/Kota Terisolasi Akibat Banjir Sumatera

"Karena ini memang prioritas arahan Pak Presiden dan Pak Menteri, pasti akan dicari sumber-sumber pembiayaan lain, mungkin ada APBN, atau sumber-sumber lain seperti investor swasta," jelas Roy.

Load More