- Harga emas batangan di Pegadaian melonjak signifikan pada Selasa (20/1/2026) setelah sempat stabil sehari sebelumnya.
- Emas Galeri24 naik Rp43.000 menjadi Rp2.731.000/gram, sementara emas UBS naik Rp44.000 menjadi Rp2.783.000/gram.
- Pegadaian menawarkan emas Galeri24 hingga 1.000 gram dan UBS tersedia hingga ukuran 500 gram.
Suara.com - Setelah sempat stabil pada hari sebelumnya, harga emas batangan di Pegadaian mencatatkan lonjakan signifikan pada perdagangan Selasa (20/1/2026).
Berdasarkan informasi terbaru dari laman resmi Sahabat Pegadaian, dua produk unggulan yakni Galeri24 dan UBS mengalami kenaikan harga yang cukup drastis secara bersamaan.
Harga emas produksi Galeri24 melesat tajam sebesar Rp43.000, membuat harganya kini bertengger di level Rp2.731.000 per gram dari sebelumnya Rp2.688.000.
Tren serupa juga diikuti oleh emas batangan UBS yang mengalami kenaikan sebesar Rp44.000, sehingga harganya berubah dari Rp2.739.000 menjadi Rp2.783.000 per gram.
Pegadaian menyediakan berbagai pilihan berat bagi masyarakat yang ingin melakukan investasi logam mulia.
Untuk produk Galeri24, tersedia opsi mulai dari ukuran terkecil 0,5 gram hingga yang terbesar mencapai 1.000 gram (1 kilogram). Sementara itu, cetakan UBS tersedia dalam rentang kuantitas mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram.
Berikut adalah rincian lengkap harga emas batangan berdasarkan masing-masing produk:
Harga Emas Batangan Galeri24
0,5 gram: Rp1.432.000
1 gram: Rp2.731.000
2 gram: Rp5.380.000
5 gram: Rp13.350.000
10 gram: Rp26.629.000
25 gram: Rp66.407.000
50 gram: Rp132.710.000
100 gram: Rp265.289.000
250 gram: Rp661.592.000
500 gram: Rp1.323.183.000
1.000 gram: Rp2.646.365.000
Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian Stabil, Pembeli Bisa Pesan Secara Online
Harga Emas Batangan UBS
0,5 gram: Rp1.504.000
1 gram: Rp2.783.000
2 gram: Rp5.522.000
5 gram: Rp13.646.000
10 gram: Rp27.149.000
25 gram: Rp67.740.000
50 gram: Rp135.200.000
100 gram: Rp270.293.000
250 gram: Rp675.534.000
500 gram: Rp1.349.481.000
Kenaikan yang menyentuh angka lebih dari Rp40.000 per gram ini mencerminkan adanya fluktuasi yang kuat di pasar komoditas global
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI
-
Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun