-
Virtuenet hadir di IBOS Expo 2026 untuk memperkenalkan Lark sebagai solusi kolaborasi digital all-in-one bagi bisnis.
-
Lark membantu bisnis bekerja lebih efisien lewat integrasi komunikasi, workflow, dan dokumentasi dalam satu platform.
-
Partisipasi ini menghasilkan engagement dan leads positif, menegaskan peran Virtuenet sebagai mitra transformasi digital.
Suara.com - Di tengah ekosistem bisnis yang terus berkembang dan semakin kompetitif, tantangan utama banyak pelaku usaha kini bukan hanya soal menemukan peluang bisnis.
Tantangan lainnya juga bagaimana mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Sebagai bagian dari komitmen mendukung transformasi digital di Indonesia, Virtuenet by Prasetia berpartisipasi dalam Indonesia Brand & Business Opportunity Show (IBOS) Expo 2026.
Acara ini diselenggarakan pada 17–18 Januari 2026 di Grand Galaxy Park Mall Bekasi, dan jadi ajang pertemuan pelaku usaha, brand, serta calon mitra bisnis dari berbagai latar belakang, termasuk brand-brand besar seperti Burger Bangor, Baba Rafi, Doyan Ayam dan Kacamata Moo.
Partisipasi Virtuenet di IBOS Expo 2026 jadi momentum untuk memperkenalkan bagaimana Lark, the all-in-one digital workspace, dapat membantu bisnis bekerja lebih rapi, terhubung, dan siap berkembang.
Selama dua hari penyelenggaraan, booth Virtuenet menjadi salah satu titik interaksi yang aktif dikunjungi pengunjung.
Mulai dari pemilik usaha hingga profesional operasional datang dengan kebutuhan yang serupa; mencari sistem kerja yang mampu mendukung pertumbuhan bisnis tanpa menambah kompleksitas operasional.
Melalui rangkaian live demo, tim Virtuenet memperlihatkan bagaimana Lark mampu menggantikan banyak tools terpisah menjadi satu platform kolaborasi terpadu.
Beberapa fitur yang paling menarik perhatian pengunjung antara lain;
• Lark Base, untuk pengelolaan data operasional, monitoring aktivitas bisnis, hingga pelacakan task dengan tampilan yang fleksibel.
• Approval Workflow, yang mempermudah proses persetujuan operasional tanpa proses manual yang berbelit.
• Lark Docs & Wiki, sebagai pusat dokumentasi, SOP, dan panduan kerja agar seluruh tim memiliki referensi yang sama.
• Minutes with AI, fitur berbasis kecerdasan buatan yang secara otomatis merangkum diskusi dan meeting sehingga informasi tetap terdokumentasi dengan baik.
Banyak pengunjung terkesan melihat bagaimana Lark menyatukan chat, kalender, email, dokumen, dan task management dalam satu aplikasi terintegrasi, sehingga koordinasi tim menjadi lebih transparan dan efisien.
Bizztalk Session: Growing Your Business Through Smart Collaboration Technology
Berita Terkait
-
Emiten IRSX Jadikan Konser Hybrid Jadi Ladang Cuan Baru
-
Kolaborasi Tanpa Hambatan, Ini Tips Rapat Online Jadi Lebih Produktif dan Efektif
-
BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor
-
Perkuat Investasi Bisnis Indonesia-Korea, KB Bank Gelar 2026 Indonesian Day Business Forum di Seoul
-
Bisnis 2026: Rhenald Kasali Soroti Dominasi AI dan Pergeseran Psikologi Publik
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
Terkini
-
BI Rate Tetap, Rupiah Langsung Perkasa ke Level Rp 16.936
-
Purbaya Ungkap Penerimaan Negara dari Cukai Rokok Ilegal Bisa Capai Triliunan
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Agincourt Resource Belum Bisa Lakukan Aksi Setelah IUP Tambang Emas Dicabut
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
BI Rate Tetap Bertahan di Level 4,75%
-
Purbaya Akan Evaluasi Anggaran MBG 2026, Estimasi Terserap Hanya Rp 200 T dari Total Rp 335 T
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Dasco: Pak Prabowo Tak Pernah Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro