- Pelita Air menyelenggarakan program Pelita Air 56th Anniversary Challenge guna memperkuat kualitas layanan dan kedekatan dengan pelanggan.
- Program ini menawarkan hadiah tiket gratis Jakarta-Singapura dan Jakarta-Lombok sebagai apresiasi pelanggan setia perusahaan.
- Tantangan berlangsung pada 24–26 Januari 2026, menggarisbawahi komitmen perusahaan pada layanan penerbangan berkualitas.
Suara.com - Maskapai Pelita Air memanfaatkan momentum ulang tahun ke-56 untuk memperkuat kualitas layanan dengan mendekatkan diri kepada pelanggan. Salah satu caranya,7 melalui program Pelita Air 56th Anniversary Challenge yang mengajak penumpang berbagi pengalaman terbaik saat terbang bersama Pelita Air.
Program ini menghadirkan giveaway tiket pesawat gratis sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia yang telah menemani perjalanan Pelita Air selama lebih dari lima dekade.
Melalui tantangan tersebut, masyarakat berkesempatan memenangkan dua tiket pesawat pulang-pergi Jakarta–Singapura serta dua tiket Jakarta–Lombok.
Direktur Utama Pelita Air, Dendy Kurniawan, mengatakan perayaan ulang tahun ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan Pelita Air dengan para pelanggan. Program ini juga menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan penerbangan yang berkualitas.
"Memasuki usia ke-56, Pelita Air terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan penerbangan yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, serta nilai tambah bagi pelanggan," ujar Dendy seperti dikutip, Jumat (23/1/2026.
Program Pelita Air 56th Anniversary Challenge berlangsung pada 24–26 Januari 2026, dengan pengumuman pemenang pada 27 Januari 2026 melalui Instagram Story resmi Pelita Air.
Informasi lengkap mengenai mekanisme dan ketentuan giveaway dapat diakses melalui akun Instagram.
Melalui perayaan ulang tahun ini, Pelita Air menegaskan fokus penguatan layanan berbasis pengalaman pelanggan.
Hal tersebut, sejalan dengan komitmen menghadirkan penerbangan yang aman, nyaman, dan bernilai tambah bagi masyarakat, sesuai semangat Terbang Tinggi untuk Indonesia.
Baca Juga: Pelita Air dan BYD Haka Auto Hadirkan High Spender, Pelanggan Setia Bisa Menangkan Mobil Listrik
Untuk diketahui hingga kini, Pelita Air telah mengoperasikan sekitar 14 unit armada pesawat Airbus A320 untuk layanan penumpang berjadwal.
Dengan armada tersebut, Pelita Air melayani sekitar 17 kota tujuan di seluruh Indonesia. Rute domestik yang kini tersedia mencakup konektivitas dari Jakarta ke berbagai wilayah, termasuk Bali, Yogyakarta, Surabaya, Balikpapan, Padang, Palembang, Pekanbaru, Pontianak, Banjarmasin, Sorong, Aceh, Kendari, Lombok, dan Medan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Bahlil Anggap Target Lifting Minyak 1,6 Juta Barel Mustahil
-
Jelang Ramadan, Bulog Jamin Harga Beras, Minyak, dan Gula Tak Tembus HET
-
Waspada Scam Makin Marak, Ini Modus Phishing dan Cara Lindungi Saldo Digital
-
Bulog Mau Bangun 100 Gudang
-
Gegara MSCI, IHSG Masih Memerah ke Level 8.900
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Bahlil Pamer Capaian ESDM di Tahun 2025
-
Purbaya Gandeng BUMN Tarik Pajak Transaksi Luar Negeri, Incar Rp 84 M per Tahun