- BPJN Aceh memulai perbaikan struktur jalan nasional rusak pascabanjir, fokus pada ruas Banda Aceh–Medan strategis.
- Perbaikan menggunakan metode *patching* dan material seperti TCM serta *hotmix* mencakup sekitar 4 kilometer jalur tersebut.
- Menteri PU menyatakan konektivitas jalan vital untuk percepatan pemulihan sosial ekonomi pascabencana di wilayah terdampak.
Sebagai langkah antisipasi keselamatan, rambu-rambu peringatan juga dipasang di sejumlah titik rawan kerusakan yang belum tertangani permanen. Upaya ini ditujukan untuk meningkatkan kewaspadaan para pengguna jalan.
Berdasarkan laporan BPJN Aceh per 22 Januari 2026, akses transportasi darat melalui jalan nasional di seluruh Provinsi Aceh terus menunjukkan kemajuan.
Sejumlah ruas utama seperti Banda Aceh–Meureudu, Meureudu–Bireuen, Bireuen–Aceh Utara, Lhokseumawe–Langsa, Langsa–Kuala Simpang, hingga Kuala Simpang–batas Provinsi Sumatera Utara telah kembali fungsional untuk semua jenis kendaraan.
Sejumlah jembatan darurat Bailey juga telah terpasang dan dapat dilalui. Sementara itu, penanganan longsoran dan sedimen masih dilakukan secara bertahap di berbagai ruas penghubung antarwilayah.
Tak hanya itu, beberapa jembatan yang sebelumnya ditangani secara darurat kini mulai memasuki tahap penanganan permanen.
Groundbreaking telah dilakukan Menteri PU pada 21 Januari 2026 di sejumlah lokasi, termasuk Jembatan Krueng Tingkem Mak, Jembatan Teupin Mane, Jembatan Krueng Beutong, hingga Jembatan Lawe Mengkudu I di ruas Gayo Lues–Kutacane, serta beberapa jembatan di jalur Bireuen–Bener Meriah–Takengon.
Berita Terkait
-
Perluas Akses Air Bersih Pascabencana, Kementerian PU Bangun 57 Titik Sumur Bor di Aceh
-
Air Bersih Kembali Mengalir di Aceh Tamiang, Sumur Bor Kementerian PU Mulai Dimanfaatkan Warga
-
Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh
-
Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi
-
Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Pelindo dan Kemenhub Kembangkan Kawasan Pesisir serta Pelabuhan Laut
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
Distribusi Pulih, Harga Pangan di Wilayah Bencana Aceh-Sumut-Sumbar Mulai Melandai
-
BUMI vs CDIA, Saham Mana yang Lebih Siap Masuk MSCI Standard Index?
-
Penyebab Harga Minyak Dunia Melemah Hari Ini
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI, Apa yang Terjadi saat Independensi Bank Sentral Hilang?
-
Jangan Salah Pilih! Ini 6 Perbedaan Utama Paylater dan Kartu Kredit
-
Harapan Purbaya ke Ponakan Prabowo Setelah Resmi Masuk BI, Bantah Fiskal Kuasai Moneter
-
Profil Pengusaha di Balik Emiten ZINC, Harga Sahamnya Mendadak Curi Perhatian
-
Produksi AS Terpangkas Badai, Harga Minyak Dunia Justru Terkoreksi