- Pergerakan harga pangan nasional menunjukkan tren penurunan luas pada berbagai komoditas strategis menjelang akhir Januari 2026.
- Data Bapanas per 29 Januari 2026 menunjukkan beras, minyak goreng, dan cabai mengalami koreksi harga signifikan di pasaran.
- Mayoritas komoditas protein hewani dan ikan juga tercatat mengalami penurunan harga dibandingkan periode sebelumnya.
Suara.com - Pergerakan harga pangan nasional menunjukkan tren penurunan secara luas menjelang pergantian bulan. Sejumlah komoditas strategis, mulai dari beras, minyak goreng, cabai, hingga protein hewani, tercatat mengalami koreksi harga pada Jumat (30/1/2026).
Berdasarkan data panel harga pangan nasional yang dikelola Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 29 Januari 2026, penurunan harga terjadi pada mayoritas komoditas pangan pokok yang menjadi konsumsi utama masyarakat.
Dari kelompok beras, harga beras SPHP tercatat turun menjadi Rp12.442 per kilogram. Sementara itu, beras medium non-SPHP berada di level Rp13.897 per kilogram dan beras medium turun ke Rp13.331 per kilogram.
Harga beras premium juga mengalami koreksi menjadi Rp15.544 per kilogram. Namun, berbeda dengan tren umum, beras khusus lokal justru tercatat mengalami kenaikan dan berada di level Rp15.781 per kilogram.
Selain beras, komoditas jagung untuk peternak turut mengalami penurunan harga. Jagung tingkat peternak tercatat berada di angka Rp6.880 per kilogram, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya.
Pada kelompok bahan pangan lainnya, kedelai biji kering impor tercatat turun menjadi Rp10.849 per kilogram. Bawang merah nasional juga mengalami penurunan cukup dalam dan berada di level Rp39.515 per kilogram.
Harga cabai pun bergerak turun. Cabai rawit merah tercatat di angka Rp55.441 per kilogram. Cabai merah besar dan cabai merah keriting masing-masing berada di kisaran Rp36 ribuan per kilogram.
Dari sisi minyak goreng, hampir seluruh jenis mencatatkan penurunan harga. Minyakita berada di level Rp17.440 per liter, minyak goreng curah Rp17.606 per liter, dan minyak goreng kemasan turun ke Rp20.907 per liter.
Komoditas protein hewani juga menunjukkan tren serupa. Harga daging ayam ras nasional tercatat turun menjadi Rp38.924 per kilogram. Telur ayam ras juga terkoreksi ke Rp30.012 per kilogram.
Baca Juga: Melimpah di Gudang, Mahal di Piring: Mengapa Harga Beras RI Begitu Mahal?
Untuk produk perikanan, harga ikan tongkol turun ke Rp36.146 per kilogram, ikan bandeng menjadi Rp35.833 per kilogram, dan ikan kembung berada di level Rp44.700 per kilogram.
Di sisi lain, harga daging menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Daging kerbau beku impor turun ke Rp109.528 per kilogram. Namun, daging kerbau segar lokal justru naik ke Rp142.297 per kilogram, sementara daging sapi murni tercatat naik tipis menjadi Rp136.598 per kilogram.
Berita Terkait
-
Harga Cabai Mulai Berangsur Turun, Dibanderol Rp 35.000/Kg
-
Bos Bulog Ungkap Stok Beras Melimpah di Aceh Jelang Ramadan
-
Harga Beras hingga Jagung Kompak Turun, Tekanan Pangan Nasional Kian Melandai
-
Harga Pangan Nasional Makin Murah Hari Ini, Bawang Merah hingga Beras Medium Ikut Turun
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai hingga Beras Makin Murah
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income
-
Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?
-
Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat
-
BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM
-
Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan
-
Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe
-
5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko
-
Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?
-
Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026
-
Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week