- Pemerintah Indonesia bertekad menjadi pusat halal dunia dengan aktif menyusun standar halal global.
- Komitmen ini ditegaskan pada Simposium Internasional Halal Beyond Compliance di Menara Syariah PIK2.
- Targetnya adalah Indonesia menentukan standar, bukan hanya sebagai pasar, demi percepatan ekonomi syariah.
Suara.com - Pemerintah menargetkan Indonesia mengambil peran strategis sebagai pusat halal dunia dengan terlibat aktif dalam penyusunan standar halal global.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem ekonomi syariah internasional.
Komitmen itu ditegaskan dalam Simposium Internasional Halal Beyond Compliance: Strategic Pathways to Global Leadership yang digelar di Menara Syariah PIK2.
Forum tersebut menjadi ajang pembahasan arah kebijakan dan kepemimpinan Indonesia dalam standardisasi halal dunia.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hassan, menyebut Indonesia tidak ingin hanya menjadi pasar, melainkan ikut menentukan standar halal di tingkat global.
“Kami sedang menyusun sebuah standar yang benar-benar menjiwai nilai halal secara global,” ujar Haikal dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).
Ia menyampaikan, berbagai standar halal internasional akan diramu dan dikembangkan dengan pendekatan yang berakar dari Indonesia. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai rujukan halal dunia.
“Ketika Indonesia menjadi pusat halal dunia atau hub, maka perputaran ekonomi akan berjalan jauh lebih kencang,” ucapnya.
Dari sisi pembangunan ekonomi, Menteri Koperasi Indonesia Ferry Juliantono menilai ekonomi syariah memiliki relevansi kuat dalam menjawab tantangan global saat ini.
Baca Juga: LPPOM Sasar Gen Z untuk Memperkuat Proyeksi Industri Halal Masa Depan
“Ekonomi syariah merupakan kerangka pembangunan yang berangkat dari semangat rahmatan lil alamin,” ujar Ferry.
Menurutnya, konsep tersebut tidak hanya menekankan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membawa tanggung jawab yang lebih luas.
“Tanggung jawab ekonomi tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga terhadap ekologi,” lanjutnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menilai Menara Syariah PIK2 memiliki posisi strategis dalam memperkuat konsolidasi pemikiran dan praktik ekonomi syariah Indonesia.
“Menara Syariah harus menjadi melting point, tempat berbagai pemikiran dan praktik ekonomi syariah didiskusikan,” kata Dzulfikar.
Ia menilai konsolidasi tersebut akan mendorong Indonesia menjadi salah satu pemain utama dalam ekonomi syariah global.
“Pertumbuhan keuangan syariah dari tahun ke tahun sangat luar biasa,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
BPJPH Cairkan Rp 81 Miliar untuk Insentif Pendamping Proses Produk Halal dan LP3H
-
BPJPH Pastikan Wajib Halal Oktober 2024 Efektif Dorong Pengembangan Pariwisata Ramah Muslim di Indonesia
-
BPJPH Bersama Industri Tekstil dan Designer Launching Indonesia Global Halal Fashion
-
Produk Non Halal Dikecualikan dari Kewajiban Sertifikasi Halal, BPJPH: Wajib Cantumkan Keterangan Tidak Halal
-
BPKP Dukung Optimalisasi Layanan Sertifikasi Halal BPJPH untuk Pemberdayaan UMK
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada
-
Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026
-
Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?
-
Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM
-
Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah
-
Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?