- Pada Senin pagi (2/2/2026), harga emas Antam Rp 2.860.000 per gram tetap stabil di pasar domestik.
- Harga emas spot internasional dilaporkan anjlok hingga 4 persen pada sesi perdagangan Asia pagi itu.
- Penyebab utama penurunan global meliputi penguatan Dolar AS dan koreksi setelah kenaikan signifikan Januari 2026.
Suara.com - Di tengah guncangan hebat yang melanda pasar komoditas global, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau masih bergeming.
Pada perdagangan Senin pagi (2/2/2026), harga emas Antam tetap bertahan di posisi Rp 2.860.000 per gram.
Berdasarkan rujukan data resmi Logam Mulia pada pukul 06.05 WIB, nilai ini belum bergeser sedikit pun dibandingkan posisi pada akhir pekan lalu, Sabtu (31/1).
Kestabilan harga di pasar domestik ini menjadi fenomena menarik mengingat pasar internasional sedang dilanda aksi jual masif.
Harga Emas Antam Hari Ini (Senin, 2 Februari 2026)
Antam menyediakan berbagai varian dimensi mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram untuk memenuhi kebutuhan investasi masyarakat. Berikut adalah daftar harga terbarunya sebelum pembaruan rutin pukul 08.30 WIB:
0,5 gram: Rp 1.480.000
1 gram: Rp 2.860.000
2 gram: Rp 5.660.000
3 gram: Rp 8.465.000
5 gram: Rp 14.075.000
10 gram: Rp 28.095.000
25 gram: Rp 70.112.000
50 gram: Rp 140.145.000
100 gram: Rp 280.212.000
250 gram: Rp 700.265.000
500 gram: Rp 1.400.320.000
1.000 gram (1 kg): Rp 2.800.600.000
Emas Dunia Merosot Tajam
Berlawanan dengan kondisi domestik, harga emas di pasar spot internasional justru mengalami koreksi terdalam dalam lebih dari satu dekade.
Baca Juga: Belum Resmi Dicabut ESDM, Status Izin Tambang Martabe Masih Menggantung?
Pada sesi perdagangan Asia Senin pagi, harga emas dunia dilaporkan anjlok hingga 4 persen.
Data dari Bloomberg menunjukkan harga emas spot menyusut 3,2 persen ke level US$ 4.742,73 per ons pada pukul 07.16 waktu Singapura.
Tidak hanya emas, perak pun mengalami nasib serupa dengan kemerosotan mencapai 7,7 persen ke level US$ 78,64 per ons, setelah sebelumnya sempat jatuh hingga 12 persen—sebuah rekor penurunan harian yang signifikan.
Penyebab Utama Kejatuhan Harga:
Penguatan Dolar AS: Indeks Spot Dolar Bloomberg melonjak 0,9 persen, yang secara otomatis menekan harga aset yang dinilai dalam mata uang dolar.
Koreksi Setelah Reli Panjang: Sepanjang Januari 2026, emas telah naik terlalu tinggi akibat isu geopolitik dan ketidakpastian kebijakan The Fed.
Kondisi Pasar "Overbought": Robert Gottlieb, mantan trader logam mulia di JPMorgan, menilai pasar saat ini terlalu jenuh dengan posisi beli, sehingga harga sedang mencari titik keseimbangan baru.
Meski ketidakpastian geopolitik masih menghantui, penguatan mata uang Amerika Serikat tampaknya menjadi faktor dominan yang memaksa para spekulan untuk melepaskan posisi mereka di logam mulia.
DISCLAIMER: Investasi pada logam mulia tetap memiliki risiko fluktuasi harga yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro dan geopolitik global. Harga emas Antam diperbarui secara berkala dan dapat berubah mengikuti kurs serta harga spot dunia. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi beli atau jual. Investor disarankan untuk memantau update harga resmi dan berkonsultasi dengan ahli keuangan sebelum bertransaksi.
Berita Terkait
-
IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Emas Dunia Diproyeksi Koreksi
-
Harga Emas Stabil Hari Ini, Valuasi Alternatif Antam di Bawah 3 Jutaan
-
Geger Platform Emas Digital Gagal Bayar Nasabah Gegara Aksi Tarik Dana Massal
-
Profil Peter Sondakh: Konglomerat Rajawali Corpora, 'Penguasa' Tambang Emas ARCI
-
Harga Emas Antam Hari Ini, Nilainya Ambruk Usai Cetak Rekor Berturut-turut
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Bau Sampah Berkurang
-
Ada Isu Mark Up Pikap Kopdes Merah Putih, Purbaya Ogah Cairkan Anggaran Sebelum Audit
-
Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Tak Ada Alasan Lanjutkan Program MBG
-
HP Apa yang Bisa Foto Live selain iPhone? Ini 9 HP Murah Terbaik untuk Kamu
-
Tekuk Prancis 2-0, Spanyol Bangkit dan Jadi Tim Terkuat Piala Dunia
-
Bom Rakitan Siswa MAN 3 Padang Jadi Alarm, Sosiolog UGM Soroti Bahaya Copycat Crime
-
Mahfud MD Usul KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Begini Reaksi Istana
-
Novel Will's Race for Home: Petualangan Mengharukan Berlatar Oklahoma Land
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan Mulai 16 Juli 2026 Menurut Astrologi Tiongkok
-
Mengapa Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Digeledah KPK di Kasus Audit Muara Enim?