Bisnis / Makro
Kamis, 05 Februari 2026 | 12:42 WIB
Arsip-Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
Baca 10 detik
  • Sejumlah emiten besar BEI melakukan share buyback masif pada kuartal I 2026 untuk menstabilkan harga saham yang dianggap undervalue.
  • Emiten perbankan seperti BBCA dan BBNI, serta energi seperti BREN, mengalokasikan dana triliunan rupiah untuk program pembelian saham internal.
  • Selain buyback institusional, direksi beberapa perusahaan juga melakukan insider buying sebagai sinyal optimisme terhadap nilai fundamental jangka panjang.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT): Menyiapkan dana Rp1,5 triliun yang berakhir pada Maret 2026.

Selain aksi korporasi secara institusi, optimisme terhadap masa depan emiten juga ditunjukkan melalui pembelian saham secara pribadi oleh jajaran direksi dan pemegang saham pengendali.

Nama-nama besar seperti Prajogo Pangestu tercatat menambah kepemilikan di saham CUAN.

Langkah serupa diikuti oleh Lianawati Suwono (Direktur BBCA), Aditya Sasmito (AMMN), dan Suhendra Prawirawidjaja (ULTJ).

Pembelian oleh orang dalam (insider buying) ini sering kali dianggap pasar sebagai indikasi kuat bahwa harga saham saat ini sudah cukup murah dibandingkan potensi bisnis jangka panjangnya.

Meskipun banjir buyback memberikan sentimen positif bagi pergerakan indeks harian, para analis menekankan bahwa investor tidak boleh hanya terpaku pada aksi serap saham ini.

Faktor eksternal, seperti langkah regulator dalam menangani kekhawatiran terkait indeks MSCI, dinilai jauh lebih krusial untuk dicermati.


DISCLAIMER: Artikel ini disusun berdasarkan data publikasi keterbukaan informasi emiten per Februari 2026. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi. Investor disarankan melakukan analisis mendalam mengenai laporan keuangan dan profil risiko masing-masing emiten sebelum bertransaksi.

Baca Juga: IHSG Ambles dan Aksi Jual Marak Usai Kabar Misbakhun Jadi Bos OJK

Load More