- Sejumlah emiten besar BEI melakukan share buyback masif pada kuartal I 2026 untuk menstabilkan harga saham yang dianggap undervalue.
- Emiten perbankan seperti BBCA dan BBNI, serta energi seperti BREN, mengalokasikan dana triliunan rupiah untuk program pembelian saham internal.
- Selain buyback institusional, direksi beberapa perusahaan juga melakukan insider buying sebagai sinyal optimisme terhadap nilai fundamental jangka panjang.
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT): Menyiapkan dana Rp1,5 triliun yang berakhir pada Maret 2026.
Selain aksi korporasi secara institusi, optimisme terhadap masa depan emiten juga ditunjukkan melalui pembelian saham secara pribadi oleh jajaran direksi dan pemegang saham pengendali.
Nama-nama besar seperti Prajogo Pangestu tercatat menambah kepemilikan di saham CUAN.
Langkah serupa diikuti oleh Lianawati Suwono (Direktur BBCA), Aditya Sasmito (AMMN), dan Suhendra Prawirawidjaja (ULTJ).
Pembelian oleh orang dalam (insider buying) ini sering kali dianggap pasar sebagai indikasi kuat bahwa harga saham saat ini sudah cukup murah dibandingkan potensi bisnis jangka panjangnya.
Meskipun banjir buyback memberikan sentimen positif bagi pergerakan indeks harian, para analis menekankan bahwa investor tidak boleh hanya terpaku pada aksi serap saham ini.
Faktor eksternal, seperti langkah regulator dalam menangani kekhawatiran terkait indeks MSCI, dinilai jauh lebih krusial untuk dicermati.
DISCLAIMER: Artikel ini disusun berdasarkan data publikasi keterbukaan informasi emiten per Februari 2026. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi. Investor disarankan melakukan analisis mendalam mengenai laporan keuangan dan profil risiko masing-masing emiten sebelum bertransaksi.
Baca Juga: IHSG Ambles dan Aksi Jual Marak Usai Kabar Misbakhun Jadi Bos OJK
Berita Terkait
-
Daftar Saham IPO Lewat Shinhan Sekuritas, Mayoritas 'Gorengan'?
-
IHSG Perlahan Naik Bukit, Melesat 0,48% di Kamis Pagi
-
Saham BUMI Milik Bakrie dan Salim Jadi Bulan-bulanan Investor Mancanegara
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Sempat Tertekan, IHSG Berhasil Rebound 0,29 Persen
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Awal Februari, Harga Beras dan Cabai Rawit Kompak 'Nanjak'
-
Konsumsi Rumah Tangga Jadi 'Penyelamat' Ekonomi RI Sepanjang 2025
-
Tensi AS - Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke 68 Dolar AS
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025
-
Stok Emas Fisik Pegadaian Menipis, Antrean Cetak Mengular
-
Prabowo Lantik Wamenkeu Baru Sore Ini, Siapa Pantas Gantikan Thomas?
-
Purbaya: Penerimaan Pajak Naik 30% Jadi Rp 116,2 T di Januari 2026, Bea Cukai & PNBP Lemah
-
Daftar Saham IPO Lewat Shinhan Sekuritas, Mayoritas 'Gorengan'?
-
Tiba-tiba Purbaya Singgung Demo Besar dan Penjarahan Rumah Sri Mulyani
-
Purbaya Pamer Efek Dana SAL Rp 200 Triliun: Penjualan Mobil-Motor Tumbuh, Ritel Naik