Suasana aktivitas jual-beli di Pasar Kombongan, Jakarta, Selasa (3/2/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
- Badan Pusat Statistik mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 mencapai 5,11 persen didorong konsumsi rumah tangga dan investasi.
- Konsumsi rumah tangga menyumbang kontribusi terbesar PDB sebesar 53,88 persen, didukung sektor restoran dan hotel yang melonjak.
- Industri pengolahan menjadi penopang utama lapangan usaha dengan pertumbuhan 5,30 persen, didukung peningkatan produksi komoditas ekspor.
Khusus pada kuartal IV 2025, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,39 persen (yoy) atau meningkat 0,86 persen dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-to-quarter).
Secara spasial, wilayah Jawa dan Sulawesi menonjol sebagai kontributor pertumbuhan regional dengan angka pertumbuhan yang berhasil melampaui rata-rata nasional sepanjang tahun lalu.
DISCLAIMER: Artikel ini disusun berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2026. Angka-angka yang tercantum merupakan hasil rilis resmi pemerintah dan ditujukan untuk kepentingan edukasi serta penyampaian berita bisnis. Keputusan investasi yang diambil berdasarkan data pertumbuhan ekonomi ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
IHSG Langsung Ambruk di Bawah 8.000 Setelah Moody's Turunkan Outlook Rating
-
BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Jadi 15 Persen Mulai Maret 2026
-
Smelter Nikel MMP Matangkan Sistem Jelang Operasi Penuh
-
Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar
-
OJK Restrukturisasi Kredit 237 Ribu Korban Bencana Sumatera
-
Moodys Pertahankan Rating Indonesia di Baa2, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
-
OJK Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T