-
LAZNAS ZIS INDOSAT menggelar Public Expose 2026 bertema “Kolaborasi Kebaikan Berdampak” sebagai wujud transparansi, akuntabilitas, dan penguatan kolaborasi pengelolaan ZISWAF.
-
Sepanjang 2025, lembaga ini menyalurkan manfaat kepada 143.027 penerima di 27 provinsi melalui program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah.
-
Acara dihadiri pimpinan dan pemangku kepentingan strategis, serta menampilkan komitmen tata kelola profesional, adaptasi digital, dan penguatan sinergi lintas sektor.
Suara.com - LAZNAS ZIS INDOSAT menyelenggarakan Public Expose 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, serta penguatan dampak pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf.
Kegiatan ini jadi ruang terbuka untuk menyampaikan kinerja lembaga serta arah kolaborasi kebaikan ke depan.
Mengusung tema "Kolaborasi Kebaikan Berdampak", acara ini digelar di Auditorium Gedung PT Indosat Ooredoo Hutchison, Jakarta, dan dihadiri oleh para pimpinan, mitra, serta pemangku kepentingan strategis.
Hadir dalam kegiatan ini Reski Damayanti, Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchinson, Sukmantanto, VP Head of Account Payable Division sekaligus Ketua Sarana Kerohanian Islam (SKI) Indosat, M. Asrorun Ni’am Sholeh, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Rizaludin Kurniawan, Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Republik Indonesia, serta Waryono Abdul Ghafur, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama RI.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakhid Efendi, CEO LAZNAS ZIS INDOSAT, jajaran manajemen, mitra perusahaan, serta perwakilan penerima manfaat dari program pendidikan dan dakwah.
Dalam paparannya, Wakhid Efendi menegaskan bahwa transparansi dan kolaborasi merupakan fondasi utama dalam pengelolaan ZISWAF.
"Kebaikan hari ini tidak lagi berdiri sendiri. Ia tumbuh melalui kolaborasi dan diukur melalui dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Melalui Public Expose ini, kami ingin menyampaikan secara terbuka bagaimana amanah ZISWAF kami kelola dan kami jaga akuntabilitasnya," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa LAZNAS ZIS INDOSAT terus mendorong pengelolaan ZISWAF dengan tata kelola (govermance) yang profesional, kepatuhan (compliance) terhadap undang-undang regulasi, serta mengadaptasi perkembangan teknologi digital pengelolaan ZISWAF.
Sepanjang tahun 2025, LAZNAS ZIS INDOSAT telah menyalurkan manfaat kepada 143.027 penerima manfaat yang tersebar di 27 provinsi di Indonesia.
Penyaluran tersebut menjangkau berbagai wilayah, mulai dari Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua melalui program sosial kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah.
Rangkaian acara Public Expose 2026 turut dimeriahkan dengan penayangan video program, Mitra Amal Baik Awards, peluncuran HIROmadan, serta penandatanganan komitmen kolaborasi kebaikan sebagai bentuk penguatan sinergi lintas sektor.
Melalui Public Expose 2026, LAZNAS ZIS INDOSAT menegaskan komitmennya sebagai lembaga yang menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan berkelanjutan bagi umat dan masyarakat luas melalui kolaborasi kebaikan.
Berita Terkait
-
Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?
-
BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas
-
Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG
-
Pertamina Marine Engineering Cetak Laba Bersih Rp 13,32 Miliar
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi