- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,19 persen mencapai level 8.310 pada Rabu, 18 Februari 2026, didorong optimisme ekonomi domestik.
- Sektor transportasi mencatat kenaikan terbesar pada hari tersebut, sementara nilai tukar Rupiah melemah ke Rp 16.885 per dolar AS.
- Secara teknikal, Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menguji level 8.350 hingga 8.400.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses rebound usai libur panjang, dengan menguat 1,19 persen ke level 8.310pada perdagangan Rabu, 18 Februari 2026.
Mengutip riset Phintraco Sekuritas, penguatan ini didorong oleh optimisme pasar terhadap kondisi ekonomi domestik yang dinilai masih solid. Selain itu, pelaku pasar mulai mengantisipasi rilis kinerja emiten serta potensi pembagian dividen yang menopang sentimen positif.
Seluruh sektor tercatat menguat, dengan kenaikan terbesar dibukukan oleh sektor transportasi. Meski demikian, nilai tukar rupiah justru ditutup melemah ke level Rp 16.885 per dolar AS di pasar spot, seiring penguatan dolar AS.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas melihat sinyal lanjutan penguatan IHSG. Terjadi pembentukan golden cross pada indikator MACD yang didukung kenaikan volume beli. Sementara itu, Stochastic RSI masih bergerak di area pivot dan indeks juga ditutup di atas level MA5.
Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan dan menguji area pivot di 8.350 hingga resistance 8.400. Adapun level support berada di 8.250.
"IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dan menguji level 8350–8400," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Investor kini menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang akan diumumkan pada 19 Februari 2026. BI diperkirakan masih mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen, Deposit Facility Rate di 3,75 persen, dan Lending Facility Rate di 5,5 persen.
Selain itu, pasar juga mencermati rilis data pertumbuhan kredit Januari 2026 yang diproyeksikan relatif stabil di kisaran 9,6 persen.
Trafik Perdagangan
Baca Juga: Saham INET Diborong Asing, Target Harganya Bisa Tembus Rekor
Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 48,35 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 25,23 triliun, serta frekuensi sebanyak 3,10 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 475 saham bergerak naik, sedangkan 228 saham mengalami penurunan, dan 255 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, BIPI, PART, ATAP, ROCK, RMKO, INDS, RMKE, BULL, FOLK, PSKT, NSSS.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, HILL, LINK, GROM, KPIG, BAIK, DEFI, SOFA, TRUK, VISI, AYLS.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik
-
Realisasi KUR Mandiri Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026
-
Perang Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar
-
Moodys: Kontrol Ekspor Tambang oleh SDI Bikin Indonesia Ditinggal Investor
-
Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal
-
Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya
-
Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres
-
Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior
-
Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik
-
IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir