- IHSG melaju positif ke level 8.271,767 dengan kenaikan 0,72% dalam sepekan.
- Frekuensi transaksi harian melonjak tajam 11,99% hingga tembus 3,06 juta kali.
- Nilai kapitalisasi pasar BEI menggemuk menjadi Rp14.941 triliun pekan ini.
Suara.com - Pasar modal Indonesia menunjukkan taringnya sepanjang pekan ketiga Februari 2026. Berdasarkan data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 16 hingga 20 Februari 2026, seluruh indikator perdagangan kompak parkir di zona hijau dengan catatan pertumbuhan yang signifikan.
Lonjakan paling fantastis terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian yang meroket hingga 11,99%. Angka ini menembus 3,06 juta kali transaksi, melampaui catatan pekan lalu yang berada di level 2,73 juta kali transaksi.
"Peningkatan ini mencerminkan antusiasme dan optimisme pelaku pasar yang tetap tinggi di tengah dinamika ekonomi global," tulis data resmi BEI yang dikutip Sabtu (21/2/2026).
Tak hanya frekuensi, volume transaksi harian juga ikut menebal sebesar 3,87%, di mana sebanyak 47 miliar lembar saham berpindah tangan dalam sepekan terakhir. Sejalan dengan itu, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) terkerek naik 3,02% menjadi Rp23,89 triliun dari Rp23,19 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun tak mau kalah. Indeks komposit ini berhasil menguat 0,72% dan resmi bertengger di level 8.271,767. Posisi ini naik cukup meyakinkan dibandingkan penutupan pekan lalu yang berada di angka 8.212,271.
Kenaikan IHSG ini secara otomatis mendongkrak kapitalisasi pasar bursa sebesar 0,35%. Kini, total nilai pasar saham di BEI mencapai angka jumbo, yakni Rp14.941 triliun.
Pada penutupan perdagangan Jumat (20/2), investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp240,57 miliar. Meski demikian, jika ditarik sepanjang tahun berjalan (year-to-date) 2026, investor asing masih membukukan nilai jual bersih (net sell) yang cukup besar, yakni mencapai Rp14,42 triliun.
Kondisi pasar yang bergairah di pekan ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi penguatan pasar modal Indonesia di kuartal pertama tahun 2026.
Baca Juga: OJK Siapkan Tanda Khusus Bagi Emiten Tak Penuhi Free Float, Paksa Transparansi atau Delisting?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
Bank Danamon Proyeksikan Simpanan Valas Naik hingga 60 Persen, Ini Pendorong Utamanya
-
Fantastis! Segini Harga 74 Kilogram Emas Batangan Hasil Sitaan Kasus Korupsi di Sentul
-
Harga Anjlok, Direksi AMMN Malah Serok Saham Rp17 Miliar, Ada Apa?
-
BTN Catat Laba Bersih Rp1,85 Triliun hingga Mei 2026, Ini Pendorongnya
-
IHSG Terkoreksi di Tengah Isu Turun Kelas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi
-
Indeks Keyakinan Konsumen Turun ke 117,8 pada Juni 2026, BI: Masyarakat Masih Optimistis
-
IHSG Berpotensi Koreksi ke Level 5.850 Usai Trump Singgung Perang Berlanjut
-
Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan
-
BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ
-
Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam