Bisnis / Keuangan
Selasa, 24 Februari 2026 | 08:30 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (27/1/2026). [Suara.com/Rina]
Baca 10 detik
  • Sebanyak delapan calon emiten dalam antrean IPO didominasi oleh lima perusahaan berkategori aset jumbo di atas Rp250 miliar.
  • Aktivitas pasar surat utang menunjukkan 20 emisi EBUS telah terbit menghimpun dana Rp15,71 triliun, dengan 30 emisi lainnya masih dalam antrean.
  • Sektor Basic Materials dan Financials memimpin sebaran calon emiten baru, sementara sektor teknologi dan properti masih absen dalam daftar tunggu.

5. Pertumbuhan Emisi Obligasi (EBUS) yang Masif

Selain saham, pasar surat utang juga menunjukkan aktivitas yang tinggi. BEI mencatat sudah ada 20 emisi dari 13 penerbit Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) yang telah diterbitkan dengan total dana terhimpun mencapai Rp15,71 triliun.

6. Antrean Obligasi Masih Panjang

Fakta lebih lanjut menunjukkan bahwa minat korporasi untuk menerbitkan obligasi masih sangat besar. Hingga saat ini, masih terdapat 30 emisi dari 21 penerbit EBUS yang berada dalam daftar tunggu (pipeline) peluncuran.

7. Realisasi dan Rencana Rights Issue

Terkait aksi korporasi penambahan modal, per 20 Februari 2026 tercatat 3 perusahaan telah merealisasikan rights issue dengan total nilai mencapai Rp3,75 triliun.

Saat ini, masih ada 1 perusahaan dari sektor Properties & Real Estate yang tengah memproses aksi serupa di pipeline BEI.

Load More