- Rupiah menguat pada Kamis (26/2/2026), dibuka di Rp16.754 per dolar AS berdasarkan data Bloomberg.
- Penguatan ini sebesar 0,27 persen dari penutupan hari sebelumnya yaitu Rp16.800 per dolar Amerika Serikat.
- Analis menyebut penguatan rupiah dipicu sentimen global, termasuk pernyataan Trump yang menekan mata uang dolar.
Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah melanjutkan tren penguatan pada pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Kamis (26/2/2026) dibuka Rp16.754 per dolar Amerika Serikat (AS).
Rupiah pun menguat 0,27 persen dibanding penutupan pada Rabu (25/2/2026) yang berada di level Rp 16.800 per dolar AS.
Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.813 per dolar AS. Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah menguat dikarenakan faktor global.
"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen risk on di pasar ekuitas," katanya saat dihubungi Suara.com.
Kata dia, pernyataan Trump dalam pidato kenegaraan yang memicu ketidakpastian pada dolar. Hal itu membuat rupiah semakin menguat.
"Dia menegaskan kembali tekadnya untuk memberlakukan tarif perdagangan ikut menekan dolar AS. Range 16750-16850," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tumbuh Double Digit Sepanjang 2025, BRI Bukukan Laba Rp57,13 Triliun
-
Berbalik Melonjak, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Antam Terbaru Hari Ini
-
Pembatasan Tar-Nikotin Dinilai Ancam Industri Kretek dan Lapangan Kerja
-
Bos Agrinas Pangan Akui Sekitar 1.000 Unit Pikap Asal India Tiba di RI
-
IHSG Fluktuatif di Awal Perdagangan, Cermati Support 8.200
-
Gen Z Terjepit 'Sandwich Generation' Begini Strategi Prudential Siapkan Dana Mapan
-
Studio Toge Productions Pertimbangkan Pergi dari Indonesia Usai Ngaku 'Dipalak' Pajak
-
Strategi Live Maraton dan Konten Kreatif Jadi Kunci Dongkrak Transaksi E-Commerce di Musim Ramadan
-
Mantan Bos GoTo Bongkar Asal-Usul Dana Rp809 M di Sidang Chromebook: Hasil 32 Juta Lembar Saham Baru
-
Harga Emas Batangan di Pegadaian Rontok Semua, Bisa Borong Lebih Murah!