CIMB Niaga Digital Lounge (Suara.com/Chyntia Sami)
Baca 10 detik
- CIMB Niaga mencatat laba setelah pajak Rp6,93 triliun dan aset konsolidasian Rp372,7 triliun sepanjang tahun 2025.
- Kinerja tahun 2025 menunjukkan NPL bruto 1,81% dan CAR 24,8%, mencerminkan fundamental bisnis yang solid.
- Pertumbuhan kredit total mencapai 4,5% didorong oleh segmen Perbankan Korporat, didukung CASA naik 10,1%.
Kenaikan kredit ritel terutama dikontribusikan oleh pertumbuhan Kredit Pemilikan Mobil (KPM) sebesar 10,1 persdn Y-o-Y.
Sementara itu, Unit Usaha Syariah CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) mempertahankan posisinya sebagai salah satu unit usaha syariah terbesar di Indonesia.
Per 31 Desember 2025, total pembiayaan syariah mencapai Rp55,7 triliun dengan DPK sebesar Rp50,3 triliun.
CIMB Niaga Syariah juga terus memperkuat struktur pendanaan melalui optimalisasi pendanaan yang efisien, pengembangan jaringan berbasis komunitas, serta kemitraan strategis berbasis prinsip syariah.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ekosistem keuangan syariah nasional.
Komentar
Berita Terkait
-
Cimb Niaga Catat Laba Rp 6,7 Triliun, Perusahaan Bakal Hati-hati Kelola Aset
-
Emiten Pengelola Limbah Ini Raup Pendapatan Rp148 Miliar di Kuartal III 2025
-
Emiten Kongsian Aguan-Salim Catat Marketing Sales Rp1,98 T di Kuartal III 2025
-
Saham BBRI Dekati Level 4.000 Usai Rilis Laba Bersih Rp41,23 Triliun
-
Kredit BJBR Naik 3,5 Persen, Laba Tembus Rp1,37 Triliun
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi