- Bank Indonesia memperkuat pengendalian inflasi menjelang Idulfitri melalui penyaluran kredit pangan guna menjaga stabilitas harga kebutuhan masyarakat.
- BI menargetkan inflasi 2026 berada dalam kisaran 2,5±1 persen dengan fokus pada strategi 4K menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.
- Pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2025 tercatat 5,39 persen didukung konsumsi masyarakat dan belanja pemerintah, serta pertumbuhan kredit 9,96 persen.
"Stabilitas inflasi juga memberikan ruang bagi sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan. Kredit perbankan pada Januari 2026 tumbuh 9,96 persen (yoy) dan diprakirakan berada dalam kisaran 8–12 persen sepanjang 2026," katanya.
Untuk memperkuat pembiayaan sektor prioritas, BI mengoptimalkan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dengan total insentif yang diterima perbankan mencapai Rp427,5 triliun hingga awal Februari 2026.
Insentif tersebut diarahkan ke sektor pertanian, industri dan hilirisasi, jasa, konstruksi dan perumahan, serta UMKM guna memperkuat kapasitas produksi dan pasokan domestik.
Direktur Mikro Bank Rakyat Indonesia (BRI), Akhmat Purwakajaya, menyatakan komitmen perbankan untuk memperkuat pembiayaan ke sektor pangan dan UMKM.
Hal senada disampaikan ekonom senior CORE Indonesia, Hendri Saparini, yang menilai penguatan produksi domestik dan pembiayaan sektor pangan penting agar tekanan musiman tidak mengganggu daya beli dan momentum pertumbuhan.
Ke depan, BI memastikan stabilitas nilai tukar rupiah dan kecukupan likuiditas tetap terjaga, sekaligus memperkuat transmisi suku bunga kebijakan ke sektor riil.
Melalui bauran kebijakan dan koordinasi dengan Pemerintah serta pemangku kepentingan, pengendalian inflasi dan penguatan kredit sektor prioritas diharapkan mampu menjaga stabilitas harga serta menopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Berita Terkait
-
Uang Beredar Tembus Rp10.117 Triliun di Awal Januari 2026
-
Cara Cek dan Daftar Antrean Penukaran Uang PINTAR BI
-
Dorong Ekonomi Digital, Gubernur Bank Indonesia Perkuat Talenta Muda
-
Cara Tukar Uang Baru di PINTAR BI untuk THR Lebaran 2026, Ini Ketentuannya
-
BI: Transformasi Digital Sistem Pembayaran Indonesia Jadi Rujukan Lembaga Keuangan Dunia
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB
-
BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak
-
Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T
-
Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?
-
Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos
-
Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional
-
Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?
-
Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari