Bisnis / Energi
Selasa, 03 Maret 2026 | 08:53 WIB
Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Septian Hario Seto. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
Baca 10 detik
  • Anggota DEN Septian Hario Seto menyatakan perang Iran-AS berdampak kecil pada stabilitas pasokan LNG Indonesia.
  • Dampak perang diperkirakan kecil pada mineral dan batu bara, namun perlu dipantau terutama terhadap harga minyak.
  • Eskalasi konflik terjadi setelah serangan AS ke Iran, yang dibalas serangan rudal dan penembakan kapal tanker di Teluk.

Suara.com - Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Septian Hario Seto menilai perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) tidak terlalu memiliki dampak terlalu besar terhadap stabilitas pasokan energi Indonesia, terutama untuk komoditas liquefied natural gas (LNG). 

Dia  mengemukakan dampaknya terhadap LNG akan dipengaruhi oleh situasi pasokan di kawasan yang terdampak. 

"Kalau LNG mungkin ke Indonesia nggak terlalu kali ya. Tapi memang ada beberapa terminal LNG yang dekat di situ. Jadi kita harus lihat seberapa besar nanti pengaruhnya terhadap pasokannya, tergantung situasinya,” kata Seto saat ditemui wartawan d di Kantor Apindo, Jakarta pada Senin (2/3/2026).

Fasilitas gas alam cair (LNG) [ANTARA/HO-PT PGN Tbk]

Selain LNG, Seto menuturkan, komoditas mineral dan batubara kemungkinan tidak akan terdampak dari situasi yang terjadi di Timur Tengah. 

"Minerba sih seharusnya enggak (terdampak), ya," ujarnya. 

Namun demikian, ditegaskannya situasi tersebut masih harus perlu tetap dipantau, guna memastikan dampak terhadap ketahanan energi di dalam negeri, khususnya untuk minyak. Tercatat bahwa pada Senin pagi harga minyak sempat melonjak 13 persen. 

"Kita harus lihat dalam beberapa minggu ke depan, terutama seminggu ke depan ini. Jadi kalau ini bisa selesai cepat ya mungkin naiknya enggak akan tinggi lagi gitu ya,” kata Seto. 

Sebagaimana diketahui, situasi di Timur Tengah memanas setelah Amerika Serikat dan Israel menggempur sejumlah titik di Iran, termasuk Teheran, yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur serta jatuhnya korban sipil. 

Teheran membalas lewat serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah. 

Baca Juga: Situasi Timur Tengah Memanas, APINDO Belum Deteksi Dampak ke Impor - Ekspor Minerba

Eskalasi mencapai puncaknya pada Minggu (1/3), saat IRGC Iran mengklaim telah menembak jatuh tiga kapal tanker milik AS dan Inggris di kawasan Teluk dan Selat Hormuz hingga terbakar.

Load More