- Gen Z & Milenial kuasai 60% populasi RI, jadi motor utama ekonomi syariah.
- Raih Youth Choice Award 2026 berkat strategi literasi digital yang relevan.
- Layanan syariah kini lebih aksesibel bagi anak muda dengan premi mulai Rp230 ribu.
Suara.com - Struktur demografi Indonesia saat ini tengah mengalami pergeseran besar yang menempatkan generasi muda sebagai penggerak utama roda ekonomi nasional.
Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, gabungan Generasi Z dan Milenial kini telah menguasai lebih dari 60 persen populasi Indonesia.
Rinciannya, Generasi Z tercatat mencapai 74,9 juta jiwa atau sekitar 27,9 persen dari total penduduk. Sementara itu, kelompok Milenial menyentuh angka 95 juta jiwa atau 33,4 persen. Dominasi ini tak pelak menjadikan kedua generasi tersebut sebagai target pasar paling strategis, terutama di sektor keuangan dan asuransi syariah.
Melihat potensi raksasa tersebut, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) tancap gas memperkuat posisinya. Teranyar, perusahaan ini berhasil menyabet penghargaan Youth Choice Award (Ramadan Edition) 2026 untuk kategori Asuransi Syariah dari Marketeers.
Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama, menyatakan bahwa kunci memenangkan hati Gen Z terletak pada relevansi, pendekatan emosional, dan kepercayaan terhadap brand.
"Generasi Z merupakan segmen yang sangat potensial. Kami memperkuat pendekatan melalui literasi di media sosial dengan konten menarik, serta kolaborasi dengan berbagai universitas dan komunitas yang berdampak pada ribuan anak muda," ujar Vivin dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (6/3/2026).
Menyadari karakteristik Gen Z yang melek digital dan praktis, Prudential Syariah meluncurkan berbagai inovasi. Salah satunya adalah PRUSehat Syariah, perlindungan kesehatan dengan kontribusi mulai dari Rp230.000 per bulan yang mencakup rawat inap hingga perlindungan penyakit serius seperti kanker.
Tak hanya produk, sisi layanan pun didigitalkan melalui platform PRUServices untuk memberikan pengalaman asuransi yang lebih cepat dan simpel. Langkah ini dinilai krusial untuk menghapus stigma bahwa asuransi adalah produk yang "rumit" di mata anak muda.
Lebih jauh, perusahaan juga aktif membangun ekosistem melalui program seperti NextGen Fest yang digelar di Bandung, Surabaya, dan Jakarta. Program ini fokus pada pengembangan diri dan kewirausahaan, yang pada tahun 2025 lalu berhasil menjaring hampir 3.000 peserta.
Baca Juga: AHY Bicara ke Gen Z: Kota Boleh Global, Tapi Harus Tetap Berakar pada Identitas Lokal
"Meningkatkan kesadaran finansial sejak dini adalah langkah penting untuk membantu generasi muda membangun masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan," tutup Vivin.
Penghargaan yang diraih ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor ekonomi syariah mulai menemukan cara yang tepat untuk masuk ke dalam gaya hidup generasi "penentu" masa depan Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan