Suara.com - PT Pegadaian secara resmi mengukuhkan komitmennya dalam melakukan transformasi layanan secara menyeluruh melalui peluncuran kampanye nasional "Melayani Sepenuh Hati" untuk MengEMASkan Indonesia, yang digelar di Ballroom The Gade Tower - Jakarta (03/03). Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk akselerasi dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk memperkuat peran BUMN dalam memberikan nilai tambah maksimal kepada masyarakat.
Turut hadir Senior Director Chief Marketing Officer Danantara Asset Management Dendi Tegar Danianto, Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan beserta jajaran dan juga perwakilan Insan Pegadaian. Dalam kesempatan ini, komitmen transformasi layanan Pegadaian ditandai dengan penyematan pin “Melayani Sepenuh Hati” kepada 2 orang perwakilan Insan Pegadaian, yang menjadi pertanda bahwa Pegadaian siap menjadi sahabat setia masyarakat dalam memberikan solusi keuangan yang bermanfaat.
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan menyampaikan, pelayanan merupakan prioritas utama yang harus diberikan dari perusahaan kepada masyarakat. Pelayanan yang baik dapat memberikan kontribusi terhadap kinerja perusahaan. “Berkat loyalitas nasabah yang begitu luar biasa, Pegadaian berhasil membukukan kinerja yang positif dan terus bertumbuh. Customer Experience menjadi pondasi utama bagi keberlanjutan perusahaan. Namun, kami merefleksikan kembali, apakah masyarakat benar-benar merasakan dampak dari kinerja keuangan yang Pegadaian hasilkan? Apa angka ini benar-benar mencerminkan kualitas layanan Pegadaian? Untuk itu kami melakukan transformasi layanan guna memastikan nasabah dapat benar-benar terakomodir dan merasakan manfaat dari Pegadaian, khususnya dari segi finansial,” jelas Damar.
Transformasi ini bukan sekadar perubahan slogan, melainkan perombakan fundamental pada aspek kultur kerja, digitalisasi proses, hingga standarisasi pelayanan di lebih dari 4.000 outlet Pegadaian di seluruh Indonesia. Ada 3 hal yang perlu dikedepankan, diantaranya Speed: kecepatan dalam pelayanan, Care: Membangun keterikatan terhadap nasabah dan Comfort: Membangun rasa nyaman.
“Dengan komitmen melayani sepenuh hati, seluruh Insan Pegadaian perlu memberikan 3 aspek layanan terbaik bagi nasabah, mulai dari kecepatan untuk memberikan kemudahan dan menunjukkan bahwa kita menghargai waktu nasabah, memberikan kenyamanan untuk memberikan rasa aman bagi nasabah, serta kepedulian untuk membangun sense of belonging nasabah terhadap Pegadaian,” ujar Damar.
Pada kesempatan yang sama, Chief Marketing Officer Danantara Asset Management, Dendi Tegar Danianto, menyampaikan bahwa pelayanan adalah jiwa (soul) dari sebuah institusi. Hal ini dapat diukur dari Customer Experience (CX) Framework. Danantara memiliki ekspektasi besar untuk membawa BUMN di bawah naungannya menjadi entitas yang berkelas dunia melalui layanan yang unggul, salah satunya Pegadaian.
"Pelayanan bukan sekadar prosedur, melainkan nilai yang hidup dalam setiap individu. Kita perlu memastikan paradigma dan budaya pelayanan itu menjadi pegangan dari para rekan-rekan yang berhubungan langsung dengan konsumen. Dengan CX100 harapannya kita bisa mengukur apa yang dibutuhkan nasabah dan apa yang perlu kita lakukan kedepan, dari experience mereka,” ungkap Dendi.
Transformasi ini melengkapi perjalanan strategis Pegadaian. Setelah sukses melewati berbagai tahap transformasi, mulai dari Transformasi Fisik dengan standarisasi outlet, Transformasi Bisnis melalui Layanan Bank Emas, dan Transformasi Digital yang ditandai dengan peluncuran aplikasi Tring!, kini Pegadaian memasuki pilar pamungkas dengan Transformasi Sumber Daya Manusia.
Tahapan ini diawali dengan peluncuran seragam baru, pelaksanaan townhall nasional, serta komitmen dari Insan Pegadaian yang berada di seluruh penjuru Indonesia, hingga wilayah daerah tertinggal, terdepan dan terluar untuk menyamakan visi dan ideologi "Melayani Sepenuh Hati". Transformasi ini sekaligus bertujuan menyelaraskan standar pelayanan di lebih dari 4.000 outlet Pegadaian di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Dengan semangat MengEMASkan Indonesia, PT Pegadaian siap mengakselerasi peran strategisnya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pelayanan yang tulus, cepat, mudah, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. ***
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Perkuat Literasi Masyarakat Tentang Tabungan Emas, Pegadaian Gelar Gema Ramadan Bareng Tring
-
Investasi Emas Digital Kian Diminati Generasi Muda, Pegadaian Perkuat Layanan Lewat Integrasi PRIMA
-
Apakah Bisa Gadai Kulkas di Pegadaian? Begini Caranya
-
Harga Emas Pegadaian Kompak Anjlok Hari Ini, Saatnya Borong Emas Galeri 24?
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara
-
7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?
-
Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital
-
Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China
-
Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor
-
Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta
-
Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret
-
Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI
-
Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya
-
Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO