Bisnis / Keuangan
Senin, 09 Maret 2026 | 12:52 WIB
Ilustrasi asuransi. [Unsplash]
Baca 10 detik
  • Industri asuransi Indonesia menghadapi tantangan kepercayaan publik, mendorong perlunya penguatan tata kelola dan perlindungan nasabah.
  • Diskusi di Jakarta Selatan mengidentifikasi tiga isu utama: tata kelola perusahaan, praktik keagenan, dan perlindungan nasabah.
  • Keberlangsungan industri bergantung pada kepercayaan publik yang hanya bertahan melalui budaya manajemen risiko dan tata kelola yang kuat.

Pengawasan dinilai penting agar pengelolaan keuangan perusahaan asuransi berjalan transparan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sebagai pemegang polis.

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, juga menyinggung perkembangan pengelolaan polis eks nasabah Jiwasraya oleh IFG Life yang dinilai menunjukkan perkembangan positif dalam upaya penyehatan industri asuransi.

"Perbaikan tata kelola dan penataan industri diharapkan dapat membantu memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor asuransi nasional," pungkasnya.

Load More