Suara.com - PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra), salah satu anak perusahaan di bawah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) (bersama-sama disebut sebagai TelkomGroup), secara resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat (CSPA) yang merupakan langkah penting dan strategis menuju divestasi penuh atas PT Administrasi Medika (AdMedika), termasuk entitas anak usahanya TelkoMedika (bersama-sama disebut sebagai AdMedika Group), kepada kelompok Perusahaan Fullerton Health (Fullerton Health).
Langkah tersebut sejalan dengan aspirasi streamlining BUMN yang diamanatkan oleh Danantara kepada TelkomGroup yang menjadi salah satu fokus pada pilar transformasi TLKM 30. Sebagai bagian dari implementasi strategi transformasi TelkomGroup, upaya penataan portofolio dan streamlining ini bertujuan untuk fokus pada penguatan core business di sektor telekomunikasi dan digital, sekaligus membuka peluang bisnis bagi AdMedika Group untuk berkembang lebih luas di tingkat nasional hingga ke kancah regional.
AdMedika Group sebagai perusahaan pengelola layanan administrasi kesehatan (third party administrator/TPA) berbasis teknologi telah memiliki rekam jejak kuat dalam menyediakan solusi manajemen klaim dan layanan kesehatan bagi korporasi dan institusi di Indonesia. Seiring dinamika industri kesehatan dan asuransi yang semakin kompetitif, keberlanjutan serta akselerasi pengembangan AdMedika Group dinilai akan lebih optimal bila didukung oleh mitra strategis sebagai pemegang saham yang memiliki keselarasan bisnis dengan kegiatan usaha AdMedika Group.
Direktur Utama TelkomMetra Pramasaleh Haryo Utomo menyampaikan, “Penandatangan CSPA dengan Fullerton Health, yang merupakan langkah menuju divestasi penuh AdMedika Group, adalah keputusan yang dilakukan secara terukur dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance, melalui pertimbangan bisnis yang komprehensif, dan sejalan dengan langkah transformasi TelkomGroup untuk perkuat fokus pada core business, serta penciptaan nilai jangka panjang.”
CSPA antara TelkomMetra sebagai penjual dan Fullerton Health sebagai pembeli telah ditandatangani pada tanggal 4 Maret 2026.
“Akuisisi ini mencerminkan komitmen Fullerton Health untuk memperkuat kehadiran dan kontribusi kami dalam lanskap layanan kesehatan di Indonesia. AdMedika telah dikembangkan secara matang di dalam TelkomGroup menjadi platform administrasi layanan kesehatan yang tepercaya dan sangat komprehensif, yang dibangun di atas tata kelola yang kuat, inovasi digital, dan disiplin klinis. Kualitas-kualitas tersebut selaras dengan kapabilitas dan nilai yang kami miliki. Kami memandang akuisisi ini sebagai langkah penting untuk memperluas akses terhadap layanan kesehatan berkualitas tinggi bagi masyarakat Indonesia maupun kawasan regional,” ujar Ho Kuen Loon, Group CEO Fullerton Health.
“Akuisisi ini juga membuka peluang untuk meningkatkan kualitas layanan serta memenuhi kebutuhan pasien, klien, dan mitra yang terus berkembang di seluruh Indonesia”.***
Berita Terkait
-
Telkom Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah
-
Masuk Tahun ke-4, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub
-
Mitratel - AALTO Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi
-
Ambisi Telkom Siapkan Sovereign AI di 2028, Kurangi Bergantung dari Perusahaan Asing
-
Mudik Gratis 2026: Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan
-
Purbaya Ngotot Kejar Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak
-
Syarat Subsidi PPN Tiket Pesawat saat Harga Avtur Naik Gila-gilaan
-
Pemerintah Batasi Pembelian Beras SPHP, Ini Alasannya
-
Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak
-
Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI
-
Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah
-
Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama
-
Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata
-
Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya