- Bank Mandiri Taspen berupaya membuat pensiunan tetap produktif melalui program pemberdayaan sosial dan pengembangan usaha.
- Direktur Utama menargetkan posisi pemimpin layanan masyarakat senior dengan nilai kerja The Mantap Ways per Maret 2026.
- Program unggulan seperti Mantap Cooking Club telah menjangkau lebih dari 45 ribu pensiunan di seluruh Indonesia.
Suara.com - Bank Mandiri Taspen terus mendorong para pensiunan agar tetap aktif dan produktif meski telah memasuki masa purnatugas. Melalui berbagai program pemberdayaan, para nasabah pensiunan tidak hanya difasilitasi untuk beraktivitas sosial, tetapi juga diberi peluang mengembangkan usaha.
Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui rangkaian kegiatan Safari Ramadan 2026 yang digelar di berbagai daerah. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menghadirkan berbagai program yang mendukung kesejahteraan nasabah pensiunan.
Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Panji Irawan mengatakan perusahaan memiliki komitmen untuk terus memperkuat posisinya dalam melayani masyarakat senior di Indonesia.
"Kita memiliki tujuan besar untuk terus memperkuat posisi sebagai pemimpin dalam melayani masyarakat senior citizen di Indonesia. Tujuan besar ini tidak hanya dicapai melalui strategi bisnis yang baik, tetapi juga melalui nilai-nilai yang kita pegang dalam bekerja, yaitu nilai-nilai The Mantap Ways. Bekerja dengan integritas, berpikir cerdas dan detail, berani berinovasi, berkolaborasi untuk hasil terbaik dan selalu menempatkan nasabah sebagai prioritas utama," kata Panji dalam keterangan, Senin (9/3/2026).
Menurut dia, masa pensiun bukan berarti berhenti berkarya. Justru, melalui berbagai program yang dihadirkan, para pensiunan diharapkan tetap memiliki aktivitas yang bermanfaat dan produktif.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Mantap Cooking Club (MCC) yang menjadi bagian dari pilar Mantap Aktif. Program ini menghadirkan pelatihan kuliner bagi para nasabah pensiunan, mulai dari analisis peluang usaha hingga demonstrasi memasak.
Program tersebut diharapkan dapat memberikan inspirasi usaha bagi pensiunan yang memiliki minat di bidang kuliner agar tetap produktif di masa pensiun.
Hingga saat ini tercatat 875 kegiatan MCC telah diselenggarakan baik secara luring maupun daring. Secara keseluruhan, program Mantap Aktif telah mencatatkan 913 kegiatan yang menjangkau lebih dari 45 ribu nasabah pensiunan di seluruh Indonesia.
Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Taspen Tulus Hutabarat mengatakan berbagai kegiatan yang dihadirkan perusahaan tidak hanya bertujuan mempererat kebersamaan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemberdayaan pensiunan.
Baca Juga: PT TASPEN Imbau Pensiunan Waspada Penipuan, Tegaskan THR Langsung Masuk ke Rekening
"Selain menjadi ajang buka puasa bersama, kegiatan ini juga merupakan implementasi dari program Tiga Pilar Mantap, khususnya pilar Mantap Aktif dan Mantap Sejahtera yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan aktivitas positif bagi para nasabah pensiunan," kata Tulus.
Ia menambahkan, perusahaan secara konsisten menghadirkan berbagai kegiatan yang mendukung aktivitas sosial dan religi para nasabah pensiunannya.
"Melalui pilar Mantap Aktif, Bank Mantap secara konsisten menghadirkan berbagai kegiatan yang mendukung aktivitas sosial dan religi para nasabah pensiunannya," ungkapnya.
Tidak hanya fokus pada aktivitas sosial, Bank Mandiri Taspen juga mendorong para pensiunan untuk tetap produktif melalui pilar Mantap Sejahtera. Dalam program ini, para nasabah difasilitasi untuk mengembangkan usaha seperti warung, agen kurir, laundry, frozen food hingga agen air minum.
Selain itu, perusahaan juga menghadirkan pilar Mantap Sehat dengan menyediakan layanan klinik kesehatan di sejumlah kantor cabang serta rutin mengadakan kegiatan senam bersama dan seminar kesehatan bagi para nasabah pensiunan.
Dengan berbagai program tersebut, Bank Mandiri Taspen berharap para pensiunan dapat tetap aktif, sehat, dan memiliki peluang untuk terus berkarya di masa pensiun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kawal Laga Indonesia vs Kamboja, 1.097 Personel Gabungan Disiagakan di Stadion Pakansari
-
Update Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha Yogyakarta, Tersangka Jadi 32 Orang
-
4 Sepatu Lari Carbon Plate Termurah di Bawah Rp1 Juta untuk Kejar Personal Best Pelari
-
Todong Warga Pakai Pistol Korek Api, Pencuri Dolar di Cipayung Babak Belur Diamuk Massa
-
Strategi Investasi Saham di Saat Perry Warjiyo Mundur
-
Sadis! Begal di Medan Bacok Korban 8 Kali Demi Rampas Uang Rp900 Ribu
-
833 Dapur Makan Bergizi Gratis Disuspend Permanen, Bagaimana Nasib Penerima Manfaat?
-
Kantongi Pendanaan USD 75 Juta, Proyek Panas Bumi PGEO Terus Berjalan
-
Kabur ke Luar Negeri Tak Mampu, Bertahan di Negeri Sendiri Pun Semakin Berat
-
Ternyata Banyak Pemilik Mobil Listrik Ogah Kembali ke Mobil Bensin, Ini Alasannya...