Bisnis / Energi
Selasa, 10 Maret 2026 | 12:16 WIB
Potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Instagram/realdonaldtrump)
Baca 10 detik
  • Presiden Trump berencana melonggarkan sanksi energi terhadap beberapa negara guna menekan kenaikan harga minyak global saat ini.
  • Trump mengancam Iran dengan serangan keras jika mereka menghalangi aliran minyak melalui jalur vital Selat Hormuz.
  • Ketegangan di Selat Hormuz menyebabkan harga minyak melonjak melewati $120 per barel pada 9 Maret kemarin.

Ketegangan di Selat Hormuz, yang merupakan jalur bagi 20% pasokan minyak global, telah membuat lalu lintas kapal nyaris terhenti setelah Iran mengancam akan membakar kapal apa pun yang mencoba melintas.

Hal ini sempat memicu kepanikan pasar hingga harga minyak melonjak melewati US$120 per barel, pada 9 Maret kemarin.

Meski Trump mengklaim jalur tersebut kini sudah dibuka kembali dan kapal mulai berlayar, ia mengaku masih mempertimbangkan opsi untuk mengambil alih kendali penuh atas selat tersebut.

Langkah ini sejalan dengan manuver Presiden Prancis Emmanuel Macron yang telah memerintahkan pengerahan angkatan laut secara besar-besaran untuk mengamankan jalur vital tersebut.

"Mereka sudah menembakkan semua yang mereka miliki. Jangan coba-coba melakukan tindakan aneh, atau itu akan menjadi akhir dari negara itu," pungkas Trump dalam wawancaranya dengan CBS News.

Load More