Suara.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri, banyak aktivitas ekonomi di Indonesia yang menyesuaikan jadwal operasionalnya, termasuk perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Bagi investor dan trader, mengetahui jadwal libur bursa Lebaran 2026 sangat penting agar dapat merencanakan transaksi dengan lebih matang.
Periode Lebaran tahun ini berdekatan dengan perayaan Hari Suci Nyepi, sehingga membuat rangkaian libur bursa menjadi cukup panjang.
Selama periode tersebut, seluruh aktivitas perdagangan saham, termasuk transaksi di pasar reguler, negosiasi, maupun tunai, akan dihentikan sementara.
Lalu, kapan saja bursa saham Indonesia tutup saat Lebaran 2026? Berikut jadwal lengkapnya.
Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia saat Lebaran 2026
Berdasarkan kalender resmi Bursa Efek Indonesia dan penyesuaian hari libur nasional serta cuti bersama, perdagangan saham akan berhenti sementara pada pertengahan Maret 2026.
Berikut rincian jadwalnya:
- 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi
- 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
- 20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri
- 21 Maret 2026: Hari Raya Idulfitri 1447 H
- 22 Maret 2026: Hari Raya Idulfitri 1447 H
- 23 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri
- 24 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri
Dengan jadwal tersebut, perdagangan saham di BEI baru akan kembali normal pada Rabu, 25 Maret 2026. Artinya, investor akan menghadapi periode libur bursa selama hampir satu minggu jika dihitung bersama akhir pekan.
Mengapa Bursa Efek Indonesia Ikut Libur saat Lebaran?
Bursa saham di Indonesia mengikuti kalender hari libur nasional dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah.
Baca Juga: Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Dianjurkan dalam Islam? Ini Lafal dan Artinya
Hal ini dilakukan karena aktivitas pasar modal berkaitan erat dengan berbagai lembaga keuangan lain seperti perbankan, kustodian, dan sistem kliring.
Jika salah satu komponen sistem tersebut tidak beroperasi, maka proses transaksi dan penyelesaian efek (settlement) tidak dapat berjalan secara normal.
Selain itu, penyesuaian jadwal libur juga mempertimbangkan faktor budaya dan aktivitas ekonomi nasional.
Saat Lebaran, sebagian besar masyarakat Indonesia melakukan perjalanan mudik dan merayakan hari raya bersama keluarga.
Dampak Libur Lebaran terhadap Perdagangan Saham
Periode libur panjang biasanya membawa beberapa dampak terhadap dinamika pasar saham. Berikut beberapa hal yang sering terjadi menjelang libur Lebaran:
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Prabowo: Batas Defisit APBN 3 persen Tidak Akan Diubah!
-
Danantara Indonesia Hibah PLTS Sumenep ke Pemda, PLN Siap Suplai Listrik Bersih Bagi 2.000 KK
-
Dividen BBCA 2026 Lebih Besar dari Tahun Lalu, Bisa Cair saat Lebaran?
-
Dukung Program Pemerintah Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik
-
Program Mudik Bareng 2026 dari Pertamina Berangkatkan Lebih dari 5.000 Peserta
-
Sinergi BRI dan TSDC Bali, UMKM Naik Kelas Melalui Digitalisasi dan LinkUMKM
-
BRI Dorong 14,98 Juta UMKM Naik Kelas, TSDC Bali Jadi Contohnya
-
Harga Emas Antam Makin Anjlok Jelang Lebaran, Lebih Murah dari Galeri 24 dan UBS
-
Jumlah Denda jika Lupa Lapor SPT di Coretax pada 2026
-
Kantor BRI di Jakarta Selatan yang Buka saat Libur Idulfitri 2026