- Harga minyak dunia Brent dan WTI turun pada Jumat, 27 Maret 2026, karena meredanya ketegangan geopolitik Timur Tengah.
- Penurunan ini dipicu rencana Presiden Trump menghentikan sementara serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama sepuluh hari.
- Kedua acuan minyak diprediksi mencatat penurunan mingguan signifikan, lebih dari empat persen, akibat de-eskalasi konflik.
Suara.com - Harga minyak dunia mulai turun dalam perdagangan Asia pada Jumat, 27 Maret 2026. Penurunan ini setelah ketegangan geopolitik di Timur Tengah mereda
Mengutip data Investing.com, harga minyak Brent untuk kontrak Mei turun 0,7 persen ke level 107,8 dolar AS per barel.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga terkoreksi 0,8 persen menjadi 93,72 dolar AS per barel.
Secara mingguan, kedua acuan minyak tersebut diperkirakan mencatat penurunan lebih dari 4 persen.
Pelemahan harga ini dipicu oleh meningkatnya harapan de-eskalasi konflik di Timur Tengah, yang selama ini menjadi faktor utama lonjakan harga minyak global.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan akan menghentikan sementara serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama 10 hari atas permintaan Teheran.
Trump juga menyebut bahwa negosiasi dengan Iran berjalan sangat baik, meski pejabat Iran masih memberikan pandangan lebih hati-hati terhadap proses tersebut.
Langkah tersebut membantu meredakan kekhawatiran pasar atas potensi gangguan pasokan, terutama di kawasan Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi minyak dunia.
Dalam beberapa pekan terakhir, harga minyak bergerak sangat fluktuatif akibat meningkatnya ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Baca Juga: IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak
Kekhawatiran terhadap gangguan jalur pelayaran dan fasilitas energi sempat mendorong harga melonjak tajam.
Namun, sinyal meredanya konflik kembali menekan harga, seiring pelaku pasar menilai ulang potensi gangguan pasokan global.
Awal pekan ini, harga minyak juga sempat turun tajam setelah rencana serangan yang sebelumnya disiapkan ditunda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?
-
BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal
-
Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok
-
Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global
-
Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan
-
Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat
-
Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede
-
Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal
-
Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live
-
Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi