Bisnis / Energi
Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:17 WIB
Ilustrasi pemanfaatan energi surya. (pixabay/fietzfotos)
Baca 10 detik
  • Nilai pasar EPC energi surya Indonesia diproyeksikan tumbuh signifikan, dari Rp24,3 triliun menjadi Rp133,5 triliun pada 2030.
  • Peningkatan adopsi PLTS didorong kebutuhan energi bersih dan efisiensi biaya oleh pelaku usaha di berbagai sektor.
  • Sektor EPC menjadi tulang punggung vital dalam merealisasikan dan menopang pertumbuhan investasi serta implementasi PLTS nasional.

“Market size EPC saat ini diperkirakan berada di kisaran 1,4 miliar dolar AS atau setara dengan Rp24,3 triliun. Dengan rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) sebesar 76 persen, kami proyeksikan market size EPC dapat mencapai 7,9 miliar dolar AS setara dengan Rp133,5 triliun pada 2030," jelas Vice President Operations Xurya, Philip Effendy.

Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). [SuaraSulsel.id/KSP]

Menurutnya, angka ini meningkat sekitar lima kali lipat dan hal ini mencerminkan besarnya potensi teknis akan kebutuhan mitra EPC yang berkualitas dan menjadi lokomotif penggerak pertumbuhan industri PLTS Atas dan Non-Atap.

EPC sendiri terdiri dari tiga pilar utama, yakni engineering, procurement, dan construction. Ketiganya menjadi fondasi penting dalam memastikan proyek energi surya berjalan efisien, tepat waktu, serta memenuhi standar keselamatan dan kualitas.

Sejauh ini, Xurya telah bekerja sama dengan lebih dari 180 mitra EPC dan menangani lebih dari 300 proyek dengan total kapasitas melampaui 200 MW.

Di sisi lain, Xurya juga memberikan apresiasi kepada para mitra EPC melalui ajang EPC Appreciation 2026. Penghargaan diberikan dalam sejumlah kategori, mulai dari kapasitas proyek terbesar hingga kinerja keselamatan dan efisiensi proyek.

“Hal ini tidaklah mungkin tanpa kerja sama yang solid dengan mitra EPC lokal. Mereka menjadi penghubung utama antara perencanaan dan implementasi proyek, memastikan inovasi teknologi tidak hanya berhenti di tahap konsep, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata dan berkelanjutan. Tanpa peran mereka, pengembangan sistem energi surya tidak akan berjalan optimal,“ pungkas Philip.

Load More