- Harga minyak WTI naik 3,4 persen menjadi USD 106,40 per barel akibat ketegangan geopolitik Timur Tengah.
- Kenaikan dipicu serangan Iran terhadap tanker minyak di Dubai, memperparah konflik regional berkelanjutan.
- Eskalasi konflik ini mengancam pasokan energi global, termasuk penutupan sebagian Selat Hormuz oleh Iran.
Suara.com - Harga minyak dunia terus melonjak tinggi, pada perdagangan Selasa, 31 Maret 2026 Pagi. Hal ini teretkan dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang belum berakhir dan memicu kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global.
Mengutip Investing, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) berjangka tercatat naik 3,4 persen ke level USD 106,40 per barel.
Kenaikan harga terjadi setelah laporan media Kuwait menyebutkan bahwa Iran menyerang sebuah kapal tanker minyak bermuatan penuh yang tengah berlabuh di pelabuhan Dubai. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan pada kapal serta memicu kebakaran.
Insiden ini memperparah situasi konflik di kawasan, setelah sebelumnya Iran juga melancarkan serangan ke sejumlah target di Kuwait dan Arab Saudi pada Senin.
Di sisi lain, Israel masih terus menggempur Teheran, menandakan konflik belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Ketegangan yang terus meningkat turut mengurangi peluang tercapainya gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat.
Pejabat Iran menegaskan bahwa hingga kini belum ada negosiasi langsung dengan Washington sejak perang pecah, berbeda dengan klaim pemerintah AS yang menyebut pembicaraan berjalan positif.
Di tengah eskalasi konflik, Amerika Serikat dilaporkan telah mengerahkan ribuan pasukan tambahan ke Timur Tengah. Presiden Donald Trump bahkan kembali mengancam akan menyerang infrastruktur energi hingga fasilitas air Iran.
Trump juga menetapkan tenggat waktu awal April bagi Iran untuk menyepakati gencatan senjata, atau menghadapi serangan lanjutan dari AS.
Baca Juga: Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama
Sementara itu, upaya diplomasi terus dilakukan. Pakistan menawarkan diri menjadi tuan rumah pembicaraan gencatan senjata regional di Islamabad.
Situasi semakin kompleks setelah kelompok Houthi di Yaman ikut terlibat dalam konflik dengan menyerang Israel pada akhir pekan lalu.
Aksi tersebut meningkatkan kekhawatiran terbukanya front baru perang, mengingat kemampuan kelompok itu dalam menargetkan kapal-kapal di Laut Merah.
Serangan di jalur pelayaran strategis tersebut juga memicu kekhawatiran akan terganggunya distribusi energi global, terutama karena Iran dilaporkan menutup sebagian akses di Selat Hormuz jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama
-
Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk
-
Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)
-
Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta
-
Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!
-
Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'
-
IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti