- Kredit properti tumbuh 13% dan konstruksi naik 20% di awal 2026.
- Little Siam PIK2 tawarkan rukan strategis mulai Rp5,7 miliar di jalur utama.
- Tersedia skema cicilan fleksibel hingga 60 kali tanpa bunga bagi investor.
Suara.com - Sektor properti nasional menunjukkan taringnya di awal tahun 2026. Meski dibayangi ketidakpastian ekonomi global, industri ini justru mencatatkan tren penguatan yang signifikan. Data Bank Indonesia (BI) mengungkapkan penyaluran kredit properti sepanjang 2025 tumbuh manis di angka 13% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa properti masih menjadi "primadona" investasi yang stabil bagi masyarakat. Tak hanya hunian, sektor konstruksi yang menjadi tulang punggung ekosistem ini bahkan melonjak drastis hingga di atas 20%.
Geliat ini terlihat dari masifnya pembangunan proyek baru, terutama pada konsep kawasan terpadu (mixed-use). Salah satu yang tengah mencuri perhatian adalah pengembangan kawasan Little Siam di Millennial Park, PIK2. Kawasan ini memadukan fungsi hunian, bisnis, hingga pariwisata dalam satu titik.
Little Siam tak sekadar menawarkan tempat usaha, tapi juga destinasi wisata dengan arsitektur khas Thailand dan kehadiran delapan rupang dewa-dewi yang ikonik. Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di pesisir utara Jakarta dengan trafik pengunjung yang tinggi.
Bagi investor yang ingin mencicipi manisnya pertumbuhan PIK2, saat ini masih tersedia unit Rumah Toko (Rukan) tipe Boulevard. Rukan ini memiliki dimensi 4,5 x 15 meter setinggi tiga lantai, tepat di jalur strategis Boulevard Asia-Afrika.
Soal harga, unit rukan ini dipasarkan mulai dari Rp5,7 miliar. Menariknya, pengembang menawarkan skema pembayaran yang sangat fleksibel untuk menjaga daya beli investor.
Selain tunai, konsumen bisa memanfaatkan opsi cicilan hingga 60 kali tanpa bunga. Dengan potensi perputaran ekonomi dari aktivitas wisata, ibadah, hingga sosial yang menyatu, investasi di koridor ini dinilai sangat menjanjikan untuk jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal
-
Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya
-
Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres
-
Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior
-
Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik
-
IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir
-
Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya
-
Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
-
Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float
-
Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif