- OCBC NISP bagikan dividen Rp1,03 triliun atau Rp65/saham (Payout Ratio 20,42%).
- DPK naik 18% jadi Rp244 triliun, didorong pertumbuhan CASA yang mencapai 24%.
- Perseroan restui buyback 438 ribu saham dan angkat anggota DPS baru.
Suara.com - PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) resmi menebar kebahagiaan bagi para pemegang sahamnya. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (9/4/2026), perseroan memutuskan untuk membagikan dividen tunai jumbo dari hasil laba bersih tahun buku 2025.
Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja, mengungkapkan bahwa rapat telah memberikan lampu hijau untuk mengalokasikan dividen sebesar Rp65 per saham, atau setara dengan total nilai Rp1,03 triliun.
"Dividen payout ratio ini mencapai 20,42 persen dari laba bersih tahun berjalan. Selain itu, Rp1 miliar kami alokasikan sebagai cadangan umum, dan sisanya ditetapkan sebagai laba ditahan," ujar Parwati dalam paparan RUPST di Jakarta.
Meski industri perbankan tengah dinamis, OCBC NISP menunjukkan taji pada sisi penghimpunan dana. Total Dana Pihak Ketiga (DPK) meroket 18 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp244 triliun. Menariknya, pertumbuhan ini didominasi oleh dana murah (CASA) yang melonjak 24 persen, membuat rasio CASA perseroan kini bertengger di level 58 persen.
Dari sisi ketahanan, emiten bersandi saham NISP ini juga tampak "kebal" guncangan. Rasio kecukupan modal (CAR) tercatat sebesar 24,5 persen, sebuah angka yang lebih dari cukup untuk mendukung ekspansi bisnis di masa depan.
Di tengah penurunan pendapatan bunga bersih akibat perlambatan kredit dan margin bunga yang menyusut, OCBC NISP berhasil memutar strategi. Pendapatan non-bunga (fee-based income) justru melesat, ditopang oleh cuan dari penjualan surat berharga dan transaksi valuta asing.
"Kinerja ini mencerminkan strategi diversifikasi pendapatan kami di tengah dinamika industri perbankan," tegas Parwati.
Tak hanya bagi-bagi dividen, RUPST juga menyetujui aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (buyback) sebanyak 438 ribu lembar. Saham ini nantinya dipersiapkan untuk remunerasi variabel bagi direksi dan karyawan sebagai bentuk apresiasi kinerja.
Selain itu, penyegaran dilakukan di struktur pengawasan dengan pengangkatan Habibullah dan Aini Masruroh sebagai anggota baru Dewan Pengawas Syariah, guna memperkuat lini bisnis syariah perseroan.
Baca Juga: Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Gangguan Listrik Sumatra Jadi Momentum Perkuat Infrastruktur PLN
-
Cuma RI yang Kena Outflow Obligasi, Ekonom: Sedih Banget!
-
BTN Tawarkan 10.000 Hunian Second Dengan Harga di Bawah Pasar Pada Lelang Akbar BTN 2026
-
PaDi UMKM dan Danantara Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengadaan BUMN dan UMKM
-
Saham Diborong, Smelter Dibangun: Inilah Tentakel Nikel Haji Isam
-
IHSG Mulai Bangkit di Level 6.200 pada Sesi I, 540 Saham Hijau
-
IHSG Anjlok ke Level 6.000, OJK Beri Pesan untuk Investor
-
Kemenkeu Buktikan Indonesia Jauh dari Krisis Ekonomi ala 1998, Ini Datanya
-
Listrik Sumatra Kembali Normal, Penyelidikan Polri dan PLN Ungkap Temuan Baru
-
Ekspor CPO hingga Batu Bara Bakal Lewat Satu Pintu, Aturannya Rampung Hari Ini