Pengelolaan lahan secara maksimal dan ramah lingkungan [Suara.com/Adaro]
Baca 10 detik
- PT Adaro Indonesia menerima penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup pada 7 April 2026 di Jakarta.
- Penghargaan ini diberikan karena perusahaan berhasil memenuhi standar kepatuhan lingkungan serta inovasi sosial melebihi regulasi pemerintah.
- Pencapaian tersebut menandai kedelapan kalinya Adaro meraih kategori tertinggi atas komitmen berkelanjutan dalam operasional bisnis mereka.
Salah satu implementasi dari inovasi sosial yang dilakukan Adaro adalah pengembangan Program Taman Wisata Menanti Laburan di Provinsi Kalimantan Selatan.
Proyek ini mengusung konsep edukasi lingkungan yang terintegrasi dengan sektor pariwisata.
Melalui program ini, lahan di sekitar wilayah operasional dikelola sedemikian rupa agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat lokal, sekaligus berfungsi sebagai sarana pembelajaran mengenai pelestarian alam bagi pengunjung.
Dengan capaian tahun 2026 ini, Adaro berupaya mempertahankan standar operasional yang bertanggung jawab guna memastikan keberlangsungan bisnis yang selaras dengan daya dukung lingkungan di masa depan.
Komentar
Berita Terkait
-
Komitmen Energi Berkelanjutan, Pertamina Borong 14 Proper Emas & 108 Hijau dari KLH
-
Ini Alasan Komisi XI Pilih Friderica Widyasari Dewi Menjabat Ketua OJK yang Baru
-
Fit and Proper Test Bos OJK, Friderica Widyasari: Ini Adalah Awal dari Era Baru!
-
Daftar Nama 10 Calon Pejabat OJK Pilihan Prabowo yang Bakal Ikuti Tes Uji Kelayakan
-
Bukan Inisiatif Prabowo, Ahmad Khozinudin Sebut 5 Pengusaha Panik dan Minta Ketemu
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
IHSG Dibuka Lari Kencang ke Level 7.346
-
Harga Minyak Dekati Level 100 Dolar: Selat Hormuz Mencekam di Tengah "Drama" Trump-Iran
-
Kejar Setoran Barang Mewah, Bea Cukai dan DJP Segel 4 Kapal Pesiar Asing di Jakarta Utara
-
Tak Peduli Harga Minyak Dunia Naik, Wall Street Tetap Meroket
-
UMKM Terancam Gulung Tikar Imbas Wacana Larangan Total Vape
-
Strategi Baru Tekan Biaya Produksi Sawit, Sebar Serangga Penyerbuk
-
BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Siapa Saja?
-
Dana Asing Kabur dari IHSG, Saham BUMI Masuk Rekomendasi Analis
-
Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek
-
Cegah Efek Domino 'Bank Run', OJK Rilis Panduan Resmi Medsos bagi Perbankan