- Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0,56 persen ke level 7.500 pada penutupan perdagangan Senin, 13 Maret 2026.
- Lonjakan sektor energi dan pertumbuhan penjualan ritel sebesar 6,5 persen menjadi pendorong utama penguatan IHSG hari ini.
- Presiden Prabowo Subianto menemui Presiden Rusia untuk mengamankan pasokan minyak mentah di tengah krisis Timur Tengah.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tahan banting melawan arus, karena berhasil menguat pada penutupan perdagangan Senin, 13 Maret 2026. IHSG ditutup menguat tipis ke level 7.500 atau naik 0,56 persen.
Phintraco Sekuritas dalam risetnta mengemukakan, kinerja IHSG ciamik karena awalnya sempat memerah karena dihantam kabar gagalnya negosiasi damai Amerika Serikat (AS) dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak mentah.
Namun, drama di Selat Hormuz justru menjadi berkah bagi sektor energi di bursa domestik. Sektor Energi melonjak tajam 2,64 persen, disusul oleh sektor basic material naik 2,36 persen dan sektor cyclical juga naik 2,30 persen. Di sisi lain, sektor keuangan justru harus rela parkir di zona merah dengan pelemahan 1,31 persen.
Penguatan IHSG juga didorong dari fundamental ekonomi dalam negeri memberikan sinyal positif. Salah satunya, data penjualan ritel Indonesia pada Februari 2026 tumbuh perkasa sebesar 6,5 persen (YoY), lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang hanya 5,7 persen.
Lonjakan belanja masyarakat di bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri ini menjadi pertumbuhan tercepat sejak Maret 2024. Hal ini memberikan sentimen positif bagi pasar meskipun nilai tukar Rupiah ditutup melemah tipis ke level Rp17.105 per dolar AS.
Selain itu, pasar juga menyoroti upaya Presiden Prabowo Subianto yang terbang ke Rusia untuk menemui Presiden Vladimir Putin. Misinya untuk mengamankan pasokan minyak mentah bagi Indonesia di tengah krisis Timur Tengah.
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 39,76 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 20,40 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,52 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 413 saham bergerak naik, sedangkan 280 saham mengalami penurunan, dan 260 saham tidak mengalami pergerakan.
Baca Juga: Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada hari ini diantaranya, BAPA, CITY, DFAM, PSDN, ATAP, ZONE, BEER.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, APIC, OPMS, DIVA, SOSS, LUCY, TIRT, OMRE, ABBA.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor
-
Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis
-
Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor
-
Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah
-
Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?
-
Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen
-
Kurs Rupiah Bertahan di Level Rp17.105 per Dolar, Ini Faktor Utama Penyokongnya
-
Rosan Optimistis Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp497 Triliun
-
Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin
-
Siapa Yang Tanggung Tekor SPBU Swasta?