- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menerapkan bea keluar ekspor batu bara dan nikel untuk mencegah praktik penyelundupan.
- Kebijakan ini bertujuan memberikan wewenang kepada Bea Cukai untuk memeriksa muatan kapal guna menghentikan praktik kecurangan under invoicing ekspor.
- Kementerian ESDM akan meningkatkan penerimaan negara melalui kenaikan royalti batu bara serta penerapan harga mineral acuan pada komoditas nikel.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Pemerintah akan menarik bea keluar ekspor batu bara dan nikel. Ia beralasan kalau ini dilakukan demi mencegah praktik under invoicing maupun penyelundupan.
Menkeu Purbaya bercerita kalau para petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak bisa memeriksa ekspor batu bara karena memang tidak ada regulasi yang mengatur soal bea keluar.
Walhasil Purbaya menduga bahwa selama ini banyak praktik kecurangan di ekspor batu bara dan tidak bisa diidentifikasi Bea Cukai.
"Bea cukai enggak bisa masuk ke ekspor batu bara, ke kapalnya sebelum dikirim karena enggak kena bea keluar katanya. Jadi kita kena under invoicing yang signifikan tanpa kita tahu. Saya baru tahu juga, 'Kenapa enggak bisa masuk? Karena enggak ada pajak ekspor nih. Loh, kenapa enggak bisa? Memang begitu aturannya'," kata Purbaya saat Rapat dengan Komisi XI DPR RI, dikutip Senin (13/4/2026).
Bendahara Negara juga mengklaim kalau bea keluar batu bara sebenarnya sudah diputuskan dan tinggal diumumkan. Ia menekankan kebijakan tersebut demi menghindari praktik penyelundupan.
"Yang jelas yang penting adalah kami bisa masuk, kami bisa periksa satu barang sehingga saya enggak ditipu lagi," lanjutnya.
Purbaya juga membocorkan kalau Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah membuat kebijakan untuk menaikkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sumber daya alam (SDA).
Tak hanya ke perusahaan batu bara, kebijakan ini berlaku untuk komoditas lain seperti nikel. Pemerintah bakal menetapkan harga mineral acuan (HMA) nikel demi menambah pendapatan negara.
"Nanti Kementerian ESDM juga akan membuat kebijakan yang akan menaikkan PNBP kita dari sumber daya alam. Misalnya royalty, beberapa perusahaan akan dinaikkan, batu bara akan dinaikkan katanya. Terus untuk nikel juga akan dikenakan HMA. Sehingga mereka membayar lebih banyak lagi kita," tandasnya.
Baca Juga: Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor
Berita Terkait
-
Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor
-
Ketergantungan Batu Bara Jadi Bom Waktu, IESR Desak Percepatan Transisi Ekonomi
-
Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM
-
Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN
-
Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?
-
Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor
-
IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran
-
Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis
-
Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor
-
Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah
-
Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?
-
Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen
-
Kurs Rupiah Bertahan di Level Rp17.105 per Dolar, Ini Faktor Utama Penyokongnya