Bisnis / Makro
Selasa, 14 April 2026 | 15:59 WIB
Petugas memindahkan tabung Liquefied Petroleum Gas (LPG) ukuran 3 kg di agen, kawasan Pasar Rebo, Jakarta, Senin (6/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa pendaftaran pangkalan dan sub pangkalan LPG 3 kg tidak dipungut biaya alias gratis.
  • Pihak perusahaan membantah informasi menyesatkan di TikTok mengenai biaya pendaftaran agen yang mengatasnamakan lembaga resmi Pertamina Patra Niaga.
  • Masyarakat diimbau selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi perusahaan untuk menghindari penipuan terkait distribusi LPG 3 kg bersubsidi.

Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga membantah pendaftaran pangkalan dan sub pangkalan (pengecer) LPG 3 kg dipungut biaya. Hingga saat ini pendafataran jadi agen LPG itu gratis.

Bantahan ini untuk mengklarifikasi adanya video di sosial media TikTok yang memuat informasi biaya pendaftaran agen LPG.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan, LPG 3 kg adalah produk subsidi pemerintah yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat kurang mampu, sehingga penyalurannya mengacu pada kebijakan pemerintah dan mekanisme subsidi tepat sasaran.

"LPG 3 kg adalah produk subsidi yang pendistribusiannya diatur oleh pemerintah dengan sistem kuota, sehingga harus dipastikan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4/2026).

ilustrasi pangkalan LPG 3 kg (Antara)

Roberth juga menambahkan bahwa masyarakat agar lebih waspada terhadap informasi yang menyesatkan dan meminta bayaran mengatasnamakan Pertamina, maupun Pertamina Patra Niaga melalui berbagai platform komunikasi termasuk media sosial yang bisa menyerupai akun resmi ataupun akun palsu seperti contoh tautan akun di atas.

"Perlu kami tegaskan bahwa pendaftaran menjadi pangkalan LPG 3 kg bersubsidi tidak dipungut biaya alias gratis. Informasi yang mencantumkan biaya tertentu tersebut tidak benar dan bukan berasal dari Pertamina maupun Pertamina Patra Niaga," jelasnya.

"Bahkan akun tersebut yaitu akun platform media sosial TikTok @pertaminagas3kg_lpg yang memberikan informasi juga merupakan bukan akun resmi, yang mencoba menyerupai akun milik perusahaan dan berusaha memberikan informasi yang menyesatkan masyarakat,” jelas Roberth.

Roberth mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap informasi yang beredar di media sosial yang mengatasnamakan perusahaan, serta selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi www.pertaminapatraniaga.com, akun sosial media @pertaminapatraniaga dan atau dapat menghubungi layanan resmi Pertamina Contact Center 135.

Baca Juga: Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Load More