- Presiden Donald Trump berencana melanjutkan negosiasi perdamaian dengan Iran di Pakistan dalam dua hari ke depan.
- AS memberlakukan blokade maritim ketat terhadap pelabuhan Iran setelah pembicaraan sebelumnya gagal mencapai kesepakatan nuklir.
- Konflik bersenjata sejak 28 Februari 2026 telah menelan 5.000 korban jiwa serta mengancam stabilitas ekonomi global.
Di sisi lain, sekutu NATO seperti Inggris dan Prancis menyatakan tidak akan terlibat dalam blokade AS, meski tetap bersedia membantu pengamanan jalur maritim setelah kesepakatan tercapai.
Sementara itu, China mengecam langkah AS sebagai tindakan yang "berbahaya dan tidak bertanggung jawab."
Komplikasi Jalur Israel-Lebanon
Upaya perdamaian semakin kompleks dengan berlanjutnya serangan Israel ke Lebanon yang menargetkan kelompok Hizbullah. Washington dan Israel mengeklaim operasi tersebut tidak termasuk dalam cakupan gencatan senjata, sebuah klaim yang ditolak mentah-mentah oleh Iran.
Di tengah ketegangan tersebut, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memfasilitasi pertemuan tingkat tinggi antara utusan Israel dan Lebanon di Washington.
Pertemuan ini disebut sebagai keterlibatan formal tingkat tinggi pertama bagi kedua negara sejak 1993, di mana Lebanon mengupayakan penghentian serangan udara Israel yang telah menewaskan lebih dari 2.000 orang di wilayah mereka.
Hingga saat ini, gencatan senjata satu minggu terakhir dilaporkan sebagian besar masih bertahan, meski kedua belah pihak tetap melontarkan retorika perang yang tajam.
Tag
Berita Terkait
-
Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham
-
Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini
-
Motor Listrik MBG Pesanan BGN Rp56 Juta, di Marketplace Cuma Rp10 Juta?
-
Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel
-
IHSG Gaspol Terus, Melonjak ke Level 7.700 Pagi Ini
-
Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Life Insurance Andalkan Modi
-
Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN
-
Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini