- Pemerintah China membantah laporan intelijen Amerika Serikat terkait rencana pengiriman sistem pertahanan udara ke negara Iran.
- Juru bicara Kementerian Luar Negeri China menegaskan bahwa negaranya selalu menerapkan kebijakan ekspor militer yang sangat ketat.
- Isu pasokan senjata ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz.
Suara.com - Pemerintah China membantah keras laporan yang menyebut pihaknya memasok atau berencana mengirim senjata ke Iran. Beijing menyebut tuduhan tersebut sebagai fitnah tak berdasar.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menegaskan negaranya selalu berhati-hati dalam kebijakan ekspor militer.
“China selalu mengadopsi sikap yang hati-hati dan bertanggung jawab terhadap ekspor peralatan militer, dengan menerapkan kontrol ketat sesuai hukum dan kewajiban internasional. Kami menentang fitnah tak berdasar atau pengaitan yang bersifat jahat,” ujar Guo, dilansir dari TRT World.
Laporan sebelumnya yang pertama kali dimuat CNN dan kemudian dikutip Reuters serta The New York Times menyebut intelijen Amerika Serikat mengindikasikan China tengah menyiapkan pengiriman sistem pertahanan udara ke Iran dalam beberapa pekan ke depan.
Dalam laporan tersebut, disebutkan pula adanya indikasi bahwa pengiriman dilakukan melalui negara ketiga untuk menyamarkan asalnya. Salah satu sistem yang disebut adalah rudal pertahanan udara portabel atau MANPADS.
Namun, pernyataan itu kembali dibantah oleh perwakilan Kedutaan Besar China di Washington. Mereka menegaskan bahwa China tidak pernah memasok senjata kepada pihak mana pun dalam konflik yang sedang berlangsung.
Di sisi lain, pihak China juga meminta Amerika Serikat untuk tidak melontarkan tuduhan tanpa dasar.
Isu ini mencuat menjelang gagalnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, yang kemudian diikuti meningkatnya ketegangan, termasuk langkah Washington melakukan blokade laut terhadap pelabuhan Iran di Selat Hormuz.
Baca Juga: China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
Berita Terkait
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Klaim Iran Kalah dan Hormuz Dibersihkan, Donald Trump Ucap 'Alhamdulillah'
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas