- CEO PT Metropolitan Land Tbk, Anhar Sudradjat, menyatakan bahwa membeli rumah merupakan bentuk investasi yang lebih menguntungkan daripada menyewa properti.
- Pernyataan tersebut disampaikan Anhar di Jakarta pada Selasa, 14 April 2026, guna meluruskan tren menyewa di kalangan generasi muda.
- Investasi properti dinilai memberikan kepastian nilai yang lebih tinggi dibandingkan instrumen saham atau emas bagi para investor Indonesia.
Suara.com - CEO PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) Anhar Sudradjat mengatakan meningkatnya minat sewa rumah merupakan hasil dari mindset yang keliru dari sisi investasi. Ia menegaskan membeli rumah merupakan investasi yang lebih menguntungkan ketimbang memutar uang di pasar modal atau emas sekalipun.
Pandangan itu disampaikan Anhar dalam program Meet the CEO yang diampu bersama oleh Suara.com dan IDN Financials.
"Hari ini orang masih belum paham yang menyatakan bahwa sewa itu lebih enak daripada beli. Bukan karena kita bisnisnya jualan rumah ya, tapi karena pemahaman bagaimana investasi itu dan terutama investasi di rumah itu, itu sesuatu yang tidak bisa dibandingkan dengan menyewa," kata Anhar di Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Anhar mengatakan mindset yang populer di kalangan generasi Z itu keliru karena membeli rumah erat kaitannya dengan investasi.
"Dibandingkan dengan sewa, mereka akan merasa bahwa hari ini beruntung, tapi setelah 10 atau 20 tahun mereka akan bilang, waduh rugi. Tapi kan ini tidak bisa kita jelaskan kepada semua orang bahwa cara investasi itu belum betul," ia menegaskan.
"Karena investasi di rumah itu jauh lebih firm dibandingkan saham dan emas. Kepastiannya jauh lebih tinggi investasi di rumah," lanjut dia.
Anhar juga menerangkan harga rumah di Indonesia masih lebih murah dibandingkan dengan negara maju sehingga berinvestasi di properti masih memungkinkan dan menguntungkan dibandingkan menyewa.
"Terutama di Indonesia ya, mungkin kalau di negara-negara maju lain lagi cerita, karena membeli properti itu sudah mahal sekali," imbuh dia.
Sebelumnya beberapa studi terbaru di Indonesia menunjukkan bahwa Gen Z kini lebih memilih untuk menyewa ketimbang membeli rumah.
Baca Juga: Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI
Studi yang dipublikasikan Cove pada akhir tahun lalu misalnya menunjukkan 95 persen Gen Z dan Milenial lebih memilih mengontrak rumah. Sementara Pinhome menemukan dalam studinya di Semester II 2025 penjualan rumah turun, sementara di saat yang sama minat sewa rumah meningkat.
Dari studi tersebut ditemukan ada beberapa alasan mengapa sewa rumah lebih menarik bagi konsumen Gen Z dan Milenial. Pertama adalah harga rumah yang dinilai terlalu mahal, jarak pemukiman jauh dari tempat kerja dan biaya sewa yang lebih murah.
Berita Terkait
-
KB Bank Butuh Suntikan Modal untuk Masuk 10 Besar Indonesia
-
Hindari Pajak, Orang Kaya Lebih Pilih Sewa Rumah Ketimbang Beli Baru
-
Ubah Biaya Sewa Jadi Aset, Begini Cara Investasi Properti Jangka Panjang yang Bikin Cuan
-
Dewa Made Susila: Pasar Otomotif Sudah Jenuh, Saatnya Diversifikasi
-
Keppel Land-Metland Mulai Serah Terima Unit Perumahan Wisteria Fase 2
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.509 Triliun per Februari, Masih Aman?
-
Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623
-
Purbaya Ubah Aturan Restitusi Pajak Usai Duga Ada Kebocoran, Berlaku 1 Mei 2026
-
Rupiah Kian Terpuruk ke Level Rp 17.143/USD
-
Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?
-
Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta
-
Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia
-
Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!
-
Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?
-
Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal