Bisnis / Properti
Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB
CEO PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) Anhar Sudradjat mengatakan meningkatnya minat sewa rumah merupakan hasil dari mindset yang keliru dari sisi investasi. [Suara.com]
Baca 10 detik
  • CEO PT Metropolitan Land Tbk, Anhar Sudradjat, menyatakan bahwa membeli rumah merupakan bentuk investasi yang lebih menguntungkan daripada menyewa properti.
  • Pernyataan tersebut disampaikan Anhar di Jakarta pada Selasa, 14 April 2026, guna meluruskan tren menyewa di kalangan generasi muda.
  • Investasi properti dinilai memberikan kepastian nilai yang lebih tinggi dibandingkan instrumen saham atau emas bagi para investor Indonesia.

Suara.com - CEO PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) Anhar Sudradjat mengatakan meningkatnya minat sewa rumah merupakan hasil dari mindset yang keliru dari sisi investasi. Ia menegaskan membeli rumah merupakan investasi yang lebih menguntungkan ketimbang memutar uang di pasar modal atau emas sekalipun.

Pandangan itu disampaikan Anhar dalam program Meet the CEO yang diampu bersama oleh Suara.com dan IDN Financials.

"Hari ini orang masih belum paham yang menyatakan bahwa sewa itu lebih enak daripada beli. Bukan karena kita bisnisnya jualan rumah ya, tapi karena pemahaman bagaimana investasi itu dan terutama investasi di rumah itu, itu sesuatu yang tidak bisa dibandingkan dengan menyewa," kata Anhar di Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Anhar mengatakan mindset yang populer di kalangan generasi Z itu keliru karena membeli rumah erat kaitannya dengan investasi.

"Dibandingkan dengan sewa, mereka akan merasa bahwa hari ini beruntung, tapi setelah 10 atau 20 tahun mereka akan bilang, waduh rugi. Tapi kan ini tidak bisa kita jelaskan kepada semua orang bahwa cara investasi itu belum betul," ia menegaskan.

"Karena investasi di rumah itu jauh lebih firm dibandingkan saham dan emas. Kepastiannya jauh lebih tinggi investasi di rumah," lanjut dia.

Anhar juga menerangkan harga rumah di Indonesia masih lebih murah dibandingkan dengan negara maju sehingga berinvestasi di properti masih memungkinkan dan menguntungkan dibandingkan menyewa.

"Terutama di Indonesia ya, mungkin kalau di negara-negara maju lain lagi cerita, karena membeli properti itu sudah mahal sekali," imbuh dia.

Sebelumnya beberapa studi terbaru di Indonesia menunjukkan bahwa Gen Z kini lebih memilih untuk menyewa ketimbang membeli rumah.

Baca Juga: Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Studi yang dipublikasikan Cove pada akhir tahun lalu misalnya menunjukkan 95 persen Gen Z dan Milenial lebih memilih mengontrak rumah. Sementara Pinhome menemukan dalam studinya di Semester II 2025 penjualan rumah turun, sementara di saat yang sama minat sewa rumah meningkat.

Dari studi tersebut ditemukan ada beberapa alasan mengapa sewa rumah lebih menarik bagi konsumen Gen Z dan Milenial. Pertama adalah harga rumah yang dinilai terlalu mahal, jarak pemukiman jauh dari tempat kerja dan biaya sewa yang lebih murah.

Load More