- Petrokimia Gresik naikkan hasil panen melon Pantura dari 18 ton ke 20 ton per hektare.
- Pendapatan petani melon peserta Pestani meningkat 15% menjadi rata-rata Rp22 juta.
- Efektivitas pupuk Phonska & ZA Plus terbukti jaga kualitas melon di tengah cuaca ekstrem.
Suara.com - PT Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, sukses mencatatkan tren positif dalam program pemberdayaan petani di wilayah Pantura, Jawa Timur. Melalui inisiatif bertajuk "Pestani Melon Pantura", perusahaan berhasil mengerek produktivitas petani hingga 10% dan meningkatkan pendapatan rata-rata sebesar 15% dalam satu siklus budidaya.
Berdasarkan data perusahaan, program ini mampu mendongkrak yield melon dari rata-rata 18 ton menjadi 20 ton per hektare. Dari sisi finansial, pendapatan petani pun ikut terkerek dengan rata-rata raihan mencapai Rp22 juta per siklus.
Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, menyatakan bahwa program ini dirancang sebagai stimulus kolaboratif untuk membuktikan efektivitas inovasi produk perusahaan terhadap kualitas komoditas hortikultura.
"Inovasi, disiplin budidaya, dan penggunaan pupuk yang tepat mampu menghasilkan melon dengan ukuran besar dan rasa manis yang optimal," ujar Adit dalam acara Panen Raya & Apresiasi Pestani Melon Pantura di Tuban, Selasa (7/4/2026).
Program Pestani Melon Pantura ini melibatkan 210 petani dari wilayah Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Ngawi, hingga Gresik. Untuk memastikan hasil maksimal, Petrokimia Gresik menyuplai paket pemupukan lengkap yang terdiri dari Phonska Lite & Phonska Cair, K-Plus & ZA Plus dan Phosgreen & Petro Biofertil.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi sebagai mitra strategis petani, sekaligus mengedukasi pasar mengenai efisiensi pemupukan di tengah tantangan cuaca ekstrem.
Keberhasilan di sektor melon ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya sukses menyasar petani kentang di Dieng Raya dan petani semangka di wilayah Tapal Kuda.
"Kami ingin menegaskan komitmen Petrokimia Gresik untuk terus menjadi mitra strategis petani, tidak hanya sebagai penyedia pupuk, tetapi juga sebagai sahabat untuk tumbuh bersama," tambah Adit.
Suhartoyo, Juara 1 Pestani Melon Pantura sekaligus Kepala Desa Klotok, mengakui keunggulan produk emiten pelat merah ini. Menurutnya, pertumbuhan buah tetap terjaga meski dihantam cuaca ekstrem. "Pertumbuhannya lebih bagus dibandingkan musim sebelumnya dengan cuaca yang sama. Produk Petrokimia menjadi solusi terbaik," ungkapnya.
Baca Juga: Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
Sebagai informasi, dalam rangkaian menyambut usia ke-54 pada 10 Juli mendatang, Petrokimia Gresik juga menantang petani menghasilkan melon dengan bobot 5,4 kg serta membagikan 540 kg melon hasil panen kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL
-
Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes
-
Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029
-
Tahan Tangis, Sarwendah Ungkap Perjuangan Nafkahi Anak di Tengah Gugatan Ruben Onsu