- Sebanyak 185,35 juta penduduk Indonesia atau 66,35 persen total populasi dikategorikan sebagai kelas menengah hingga menuju kelas menengah.
- Pemerintah mencermati pergeseran kelas menengah yang tertekan daya belinya serta perubahan karakteristik pekerjaan ke sektor jasa yang informal.
- Pemerintah berkomitmen memberikan insentif pajak, dukungan perumahan, dan subsidi energi untuk menjaga daya beli serta stabilitas ekonomi nasional.
Suara.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengungkapkan kelompok kelas menengah dan menuju kelas menengah di Indonesia saat ini mencapai sekitar 66,35 persen dari total penduduk atau sekitar 185,35 juta orang.
Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan, kelompok kelas menengah itu sekaligus menjadi penopang utama konsumsi rumah tangga dan daya beli nasional. Hanya saja kelompok kelas menengah Indonesia terancam turun berkat tekanan daya beli.
"Namun demikian, Pemerintah juga mencermati adanya pergeseran proporsi kelas menengah ke kelompok menuju kelas menengah. Pergeseran ini mengindikasikan adanya tekanan terhadap daya beli, terutama di wilayah perkotaan yang menjadi domisili mayoritas kelas menengah. Kondisi ini menjadi perhatian penting dalam perumusan kebijakan ke depan," katanya, dikutip dari siaran pers, Jumat (17/4/2026).
Selain itu, kelas menengah juga mengalami perubahan karakteristik antara lain pergeseran lapangan pekerjaan yang semakin didominasi sektor jasa, serta kecenderungan menurunnya proporsi pekerja formal.
Menurutnya, pola konsumsi kelompok ini pun lebih banyak dialokasikan untuk kebutuhan non-makanan seperti perumahan, transportasi, dan gaya hidup.
Sesmenko Susiwojono juga menyampaikan terkait fenomena Chilean Paradox yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak selalu menjamin pemerataan kesejahteraan. Hal ini menjadi pengingat penting agar kebijakan ekonomi tetap berpihak pada peningkatan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.
Menanggapi contoh fenomena tersebut, Susiwijono mengungkapkan komitmen Pemerintah untuk terus memperkuat berbagai program yang menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelas menengah.
Selain bantuan sosial bagi kelompok rentan, berbagai stimulus seperti insentif perpajakan, dukungan sektor perumahan melalui FLPP, serta insentif otomotif dan subsidi energi turut diarahkan untuk menjaga daya beli dan aktivitas ekonomi kelompok ini.
“Sehingga kelas menengah kita yang menjadi tulang punggung penentu ekonomi Indonesia betul-betul kita dorong, kita berdayakan, dan berkontribusi positif untuk perekonomian nasional Indonesia,” pungkasnya.
Baca Juga: Pertanian dan UMKM Jadi Andalan Ekonomi Baru
Berita Terkait
-
Pertanian dan UMKM Jadi Andalan Ekonomi Baru
-
Bos SMGR Blak-blakan soal Kondisi Bisnis Semen Tanah Air
-
Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup
-
Pramono Klaim Jakarta Makin Digdaya: Ekonomi Melesat, Kemiskinan Turun, dan Belanja APBD Cetak Rekor
-
Di Tengah Tantangan Lingkungan, Bagaimana Industri AMDK Bertransformasi ke Arah Hijau?
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi