- PT Dharma Polimetal Tbk membagikan dividen tunai sebesar Rp329,4 miliar atau Rp70 per lembar saham kepada para pemegang saham.
- Perseroan mencatatkan laba bersih Rp667 miliar dan pertumbuhan penjualan tujuh persen selama tahun 2025 di tengah pelemahan industri otomotif.
- Manajemen mengalokasikan belanja modal Rp400 miliar untuk ekspansi dan menunjuk Dian Eka Hartiningsih sebagai direktur baru menggantikan Yosaphat Panuturi.
Suara.com - Emiten komponen otomotif, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp 329,4 miliar kepada pemegang saham.
Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST. Dengan total nilai tersebut, pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp70 per lembar saham.
President Direktur Dharma Polimetal, Irianto Santoso, menegaskan bahwa pembagian dividen ini merupakan bentuk komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah berkelanjutan.
"Pembagian dividen ini merupakan perwujudan dari komitmen Perseroan untuk memberikan nilai tambah yang berkelanjutan kepada para pemegang saham," kata Irianto Santoso dalam public expose yang dikutip di Jakarta, Jumat (17/3/2026).
Sepanjang tahun 2025, DRMA mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 7 persen secara tahunan (year on year), melampaui kinerja industri otomotif domestik yang justru mengalami pelemahan.
Dari sisi profitabilitas, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 667 miliar, atau Rp 617 miliar setelah penyesuaian negative goodwill.
Meski membagikan dividen, manajemen tetap menjaga keseimbangan dengan strategi ekspansi jangka panjang. Hal ini tercermin dari alokasi belanja modal (capex) sebesar Rp 400 miliar pada tahun ini.
Dana tersebut akan difokuskan untuk pengembangan produk baru guna menjaga daya saing perseroan di pasar. Besaran capex juga bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan jika perseroan melihat peluang akuisisi untuk memperkuat ekspansi bisnis.
Untuk pendanaan, DRMA mengandalkan arus kas internal serta dukungan fasilitas perbankan, dengan tetap menjaga struktur permodalan yang sehat.
Baca Juga: Investor RI Kini Bisa Beli Saham Global Lewat Blockchain, Begini Caranya
Selain agenda dividen, RUPST juga menetapkan perubahan susunan direksi. Yosaphat Panuturi Simanjuntak resmi mengundurkan diri setelah hampir dua dekade menjabat sejak 2006.
Posisinya digantikan oleh Dian Eka Hartiningsih, yang memiliki pengalaman lebih dari 19 tahun di industri otomotif. Sebelum bergabung dengan DRMA, ia menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur di PAKO Group, bagian dari PT Astra Otoparts Tbk.
Ke depan, Dharma Polimetal menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh seiring kebangkitan industri otomotif, termasuk dengan mendorong digitalisasi dan pengembangan komponen kendaraan listrik di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel
-
Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak
-
Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat
-
DJP Tunggu Restu Purbaya soal Kebijakan Pajak E-commerce
-
Dapat Rating BBB dari S&P, Purbaya Diperingatkan Rasio Bunga Utang Pemerintah
-
Kemenkeu Umumkan Lelang Sukuk Negara 21 April 2026, Bidik Pendanaan Rp 12 Triliun
-
Rata-rata Lama Sekolah Warga RI Cuma 8,8 Tahun, Tantangan Utama Indonesia Emas 2045
-
Siap-Siap! Pajak Kendaraan Berbasis Emisi Berlaku, Mobil Polutif Bakal Kena Tarif Mahal
-
Siap-siap! Harga Pakaian Bakal Melonjak Tinggi
-
Kelas Menengah di RI Capai 185,35 Juta Orang, Terancam Turun Buntut Tekanan Daya Beli