- PT Bank Jago memperkuat ekosistem keuangan digital melalui fitur Kantong dan Analisis Pengeluaran untuk meningkatkan kedisiplinan nasabah dalam mengelola aset.
- Hingga Maret 2026, tercatat 15,2 juta pengguna telah memanfaatkan 43,2 juta Kantong untuk mengatur berbagai kebutuhan keuangan secara lebih terperinci.
- Bank Jago menghadirkan integrasi portofolio investasi melalui koneksi ke KSEI serta mitra seperti Bibit dan Stockbit untuk memudahkan pengambilan keputusan.
Suara.com - PT Bank Jago Tbk kian memperkokoh posisinya sebagai pionir dalam seni menempatkan uang dan mengelola investasi. Aplikasi Jago makin komprehensif untuk menumbuhkan aset dalam satu ekosistem finansial yang terintegrasi.
Salah satunya mengusung fitur Kantong (Pockets) yang memungkinkan pengguna memisahkan uang sesuai tujuan. Fitur ini mengadopsi kearifan lokal masyarakat Indonesia dalam mengelola keuangan melalui wadah-wadah fisik, namun kini dikemas secara digital dan modern.
“Cara mengatur uang ini terbukti efektif mendorong pengguna Aplikasi Jago menjadi lebih disiplin dalam menempatkan uang dan mencapai tujuan keuangannya,” ujar Irene Santoso, Head of Digital Lending Business Bank Jago di Jakarta, Senin (20/4/2026).
Berdasarkan data hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 43,2 juta Kantong telah digunakan oleh 15,2 juta pengguna. Rata-rata setiap pengguna memiliki hampir tiga Kantong khusus untuk berbagai kebutuhan.
Untuk memperkuat perencanaan keuangan, Bank Jago juga menyediakan fitur Analisis Pengeluaran (Spend Analysis). Didukung teknologi machine learning, fitur ini secara otomatis mengelompokkan transaksi sehingga nasabah dapat memahami pos pengeluaran terbesar mereka dengan lebih akurat.
Menjawab kebutuhan nasabah akan transparansi aset, pada momentum lima tahun ini, Bank Jago menghadirkan tampilan investasi terintegrasi.
Kini, nasabah dapat melihat seluruh portofolio investasi yang tersebar di berbagai platform mitra melalui satu tab di Aplikasi Jago. Fitur ini terhubung langsung dengan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) serta mitra ekosistem digital seperti Bibit dan Stockbit.
Irene menjelaskan bahwa tantangan investor saat ini bukan lagi terbatasnya pilihan instrumen, melainkan informasi aset yang tersebar dan tidak terhubung.
"Seni berinvestasi bukan hanya tentang memilih instrumen yang tepat, tetapi juga memahami seluruh portofolio yang kita miliki. Dengan informasi yang lengkap dalam satu aplikasi, nasabah dapat mengambil keputusan finansial yang lebih tepat,” tutup Irene.
Baca Juga: Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
Penyempurnaan ini sejalan dengan aspirasi Bank Jago untuk meningkatkan kesempatan tumbuh berjuta orang melalui solusi keuangan digital yang berfokus pada kehidupan (life-centric).
Sementara itu, Bank Jago juga mencatat lonjakan signifikan pada perilaku investasi nasabahnya. Jumlah pengguna Aplikasi Jago yang terhubung dengan platform investasi mitra seperti Bibit dan Stockbit tumbuh sebesar 38,2 persen secara tahunan per 31 Desember 2025.
Data internal menunjukkan profil investasi nasabah Jago didominasi oleh reksa dana sebesar 44 persen disusul saham sebesar 42 persen dan obligasi 14 persen.
Lonjakan minat di pasar modal juga terlihat dari pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) Bank Jago yang naik lebih dari dua kali lipat sepanjang 2025.
Berita Terkait
-
Harga Emas Bergejolak, Bank Mega Syariah Siapkan Strategi Ini
-
Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global
-
Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA
-
Bukan Prediksi, Ini Strategi Raih Profit saat Trading Emas
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan