- Angkatan Laut AS mengerahkan robot dan drone untuk membersihkan ranjau laut Iran di Selat Hormuz sejak April 2026.
- Kapal perusak USS Spruance melumpuhkan kapal kargo Iran Touska di Teluk Oman karena melanggar blokade pada 19 April.
- Operasi militer ini bertujuan memulihkan jalur pelayaran global di tengah ketegangan perang antara AS-Israel dengan pihak Iran.
Karena Touska tetap bersikeras melanjutkan pelayarannya menuju pelabuhan Iran, USS Spruance akhirnya melepaskan tembakan terarah ke ruang mesin kapal kargo tersebut menggunakan meriam MK 45 berukuran 5 inci.
Langkah ini dilakukan untuk melumpuhkan daya dorong kapal tanpa harus menenggelamkannya sepenuhnya. Setelah mesin Touska mati total, personil Angkatan Laut AS segera menaiki (boarding) dan mengambil alih kendali kapal.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan pernyataan tegas melalui platform Truth Social mengenai insiden tersebut. Trump menyoroti ukuran kapal Touska yang masif dan sejarah aktivitas ilegalnya.
"Hari ini, sebuah kapal kargo berbendera Iran bernama Touska, dengan panjang hampir 900 kaki dan berat hampir sama dengan kapal induk, mencoba melewati blokade Angkatan Laut kami; dan itu tidak berjalan baik bagi mereka. Kapal perusak rudal terarah milik Angkatan Laut AS, USS Spruance, mencegat Touska di Teluk Oman," tulis Trump dalam unggahannya.
Lebih lanjut, Trump menegaskan bahwa Touska saat ini berada di bawah kendali penuh militer AS dan sedang menjalani pemeriksaan intensif terhadap muatannya.
Kapal tersebut diketahui telah masuk dalam daftar sanksi Departemen Keuangan AS karena rekam jejak aktivitas ilegal di masa lalu. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 25 kapal komersial yang diperintahkan berbalik arah atau kembali ke pelabuhan Iran sejak pemberlakuan blokade laut oleh Amerika Serikat.
Eskalasi di laut ini merupakan kelanjutan dari konflik berdarah yang pecah pada 28 Februari 2026. Perang ini dimulai oleh Amerika Serikat dan Israel yang meluncurkan serangan udara gabungan terhadap berbagai target strategis di Iran.
Serangan tersebut dilaporkan mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang parah dan menewaskan lebih dari 3.000 orang, termasuk warga sipil.
Upaya damai sempat muncul pada awal April ketika Washington dan Teheran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan mulai 7 April.
Baca Juga: Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
Negosiasi lanjutan sempat digelar di Islamabad, Pakistan, pada 11 April dengan bantuan mediator internasional. Namun, perundingan tersebut berakhir buntu tanpa menghasilkan kesepakatan jangka panjang.
Negosiasi belakangan ini yang memunculkan inisiatif Iran untuk membuka blokade justru direspon keras oleh AS yang membalas blokade di sekitar Hormuz.
Berita Terkait
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak
-
Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah
-
10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek
-
Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen
-
Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual
-
BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif