-
Harga emas Antam hari ini turun tajam Rp44.000 menjadi Rp2.840.000/gram.
-
Harga buyback ikut melemah ke level Rp2.640.000 per gram.
-
Transaksi jual kembali di atas Rp10 juta kena pajak PPh 22 sebesar 1,5%.
Suara.com - Kabar kurang sedap datang bagi para investor logam mulia di awal pekan ini. Setelah sempat mencicipi tren positif pada akhir pekan kemarin, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) justru ambrol cukup dalam pada perdagangan Senin (20/4/2026).
Melansir situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam 24 karat hari ini merosot tajam sebesar Rp44.000 per gram. Dengan penurunan drastis tersebut, kini harga emas Antam bertengger di level Rp2.840.000 per gram.
Bagi kolektor ukuran mikro, pecahan 0,5 gram dibanderol seharga Rp1.470.000. Sementara untuk kolektor kelas kakap, ukuran 1.000 gram atau 1 kg kini berada di angka Rp2.780.600.000.
Grafik harga emas memang tampak sedang mencari pijakan baru. Jika ditarik dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak di rentang Rp2.818.000 hingga Rp2.893.000 per gram. Sedangkan dalam sebulan terakhir, volatilitas makin terasa dengan rentang harga di kisaran Rp2.807.000 sampai Rp2.992.000 per gram.
Tak hanya harga jual, harga beli kembali atau buyback juga ikut terseret arus pelemahan. Hari ini, harga buyback melemah Rp41.000 per gram dan kini berada di level Rp2.640.000 per gram.
Perlu diingat bagi pemilik emas yang ingin mencairkan asetnya, sesuai dengan PMK Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10.000.000 akan dikenakan potongan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% yang langsung dipotong saat transaksi.
Berikut adalah daftar harga emas Antam untuk berbagai ukuran per Senin, 20 April 2026:
- 0,5 gram: Rp1.470.000
- 1 gram: Rp2.840.000
- 5 gram: Rp13.975.000
- 10 gram: Rp27.895.000
- 50 gram: Rp139.145.000
- 100 gram: Rp278.212.000
- 500 gram: Rp1.390.320.000
- 1.000 gram: Rp2.780.600.000
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
Terkini
-
Bus Alisman Kecelakaan di Padang, 8 Orang Terluka
-
BKSAP Tutup Kaukus AIPA, Tekankan Implementasi Resolusi untuk Masyarakat ASEAN
-
Pendapatan Anjlok, Laba Bersih Adhi Karya Tiba-tiba Melesat 12,6%
-
Warisan 1.300 Tahun di Tibet, Barkhor dan Potala Jadi Magnet Wisata Lhasa
-
Final Piala Dunia 2026 Mengingatkan Saya pada Pesan Ayah soal Judi Bola
-
Kilang Plaju Mulai Salurkan Biosolar B50, Pasokan Energi Sumatera Bagian Selatan Masuk Babak Baru
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
-
Installer AC Indonesia Punya Kesempatan Tampil di ASEAN, MCFIT 2026 Resmi Bergulir
-
Dakwaan Batal, Dokter Tifa Ngaku Sudah Siapkan 709 Dokumen Jika Eksepsinya Ditolak Hakim
-
Tragedi KM Nurul Salsa, Gubernur Sulsel Usulkan Kapal Cepat Siaga di Selayar