- PT Bumi Resources Tbk beralih dari batu bara menuju mineral emas dan tembaga di bawah kendali pemegang saham baru.
- Perusahaan melakukan penghapusan aset tidak produktif guna meningkatkan efisiensi neraca keuangan dan mendukung kesehatan operasional jangka panjang.
- PT Citra Palu Minerals meningkatkan kapasitas pengolahan emas dari 200 ton menjadi 500 ton per hari untuk memperkuat pendapatan.
Terkini, harga saham BUMI masih tertekan dan berada di kisaran Rp242. Melemah 2,42% pada sesi II dibandingkan pembukaan pasar hari ini.
Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Jumat (17/4/2026), saham milik aliansi Grup Bakrie dan Grup Salim ini bahkan terkoreksi 0,80 persen ke level Rp248 per lembar. Aktivitas perdagangan terpantau sangat likuid dengan volume mencapai 2,03 miliar saham dan nilai transaksi menembus Rp509,8 miliar dalam satu hari saja.
Ujian utama bagi pergerakan saham berkode BUMI saat ini datang dari aksi pelepasan aset oleh investor asing. Pada perdagangan akhir pekan lalu, investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp107,27 miliar di pasar reguler.
Jika ditarik dalam akumulasi satu pekan terakhir, total net sell asing di saham BUMI mencapai angka yang cukup masif, yakni Rp631,43 miliar.
Disclaimer: Investasi pada saham sektor pertambangan memiliki risiko tinggi yang dipengaruhi oleh harga komoditas global dan kebijakan regulasi. Artikel ini disusun untuk tujuan pemberitaan dan informasi umum, bukan merupakan rekomendasi atau ajakan untuk membeli maupun menjual saham BUMI dan afiliasinya.
Berita Terkait
-
IHSG Mulai Terkoreksi di Sesi I, 387 Saham Merah
-
IHSG Masih Perkasa Senin Pagi ke Level 7.600, Tapi Rawan Terkoreksi
-
Wall Street Mulai Anjlok Lagi Setelan Tensi Peran Memanas Lagi
-
IHSG Melesat, Gairah Pasar Modal di Tengah Ancaman Krisis Timur Tengah
-
BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Airlangga Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Capai 5,3 Persen
-
Pasar Mulai Berbalik Arah, IHSG Terkoreksi ke Level 7.594
-
Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil
-
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tak Berpengaruh ke Orang Kaya
-
Harga LPG Non-Subsidi 'Terbang', Bahlil: Pemerintah Tak Campur Tangan, Ikut Harga Dunia!
-
Rupiah Semu di Level Rp17.168
-
Kuat di Domestik, Kompetitif di Pasar Global: 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung Pertamina
-
BEI Resmi Terapkan Liquidity Provider Saham
-
Prabowo Tunjuk Airlangga Jadi Ketua Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Wakilnya Purbaya
-
Pertamina dan Toyota Akan Bangun Pabrik Bioetanol di Lampung Tahun Ini