- Reksadana merupakan wadah investasi yang menghimpun dana masyarakat untuk dikelola Manajer Investasi ke portofolio efek.
- Investor pemula disarankan memilih yang sesuai dengan profil risiko masing-masing individu.
- Pemula perlu memeriksa rekam jejak Manajer Investasi, dana kelolaan, serta dapat memulai investasi dengan modal yang sangat kecil.
Suara.com - Di tengah beragamnya instrumen keuangan, reksadana diklaim sebagai yang paling aman untuk investor pemula. Reksadana menawarkan kemudahan karena dana Anda dikelola oleh tenaga profesional.
Namun, sebelum menyetorkan uang Anda, penting untuk memahami bahwa tidak semua reksadana diciptakan sama. Setiap jenis memiliki profil risiko dan potensi keuntungan yang berbeda.
Dikutip dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), reksadana didefinisikan sebagai wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi.
Hal ini berarti, Anda tidak perlu pusing memilih saham mana yang bagus, karena sudah ada ahli yang melakukannya untuk Anda.
Lalu, apa saja jenis reksadana yang paling direkomendasikan untuk investor pemula? Berikut ulasannya.
1. Reksadana Pasar Uang (RDPU)
Bagi Anda yang sangat berhati-hati terhadap risiko atau baru ingin "mencicipi" rasanya berinvestasi, Reksadana Pasar Uang adalah pilihan terbaik.
Instrumen ini menempatkan dana pada aset jangka pendek seperti deposito perbankan dan surat berharga dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun.
Mengutip dari Bareksa, reksadana pasar uang dikenal memiliki risiko paling rendah dibandingkan jenis lainnya dan memiliki likuiditas yang sangat tinggi.
Artinya, Anda bisa mencairkan dana Anda kapan saja dengan proses yang relatif cepat.
Baca Juga: Membangun Kemandirian Masyarakat Melalui Edukasi Investasi Digital
Secara historis, keuntungan RDPU cenderung lebih tinggi daripada bunga deposito bank biasa, menjadikannya tempat yang ideal untuk menyimpan dana darurat agar tetap produktif.
2. Reksadana Pendapatan Tetap (RDPT)
Jika Anda merasa sudah cukup berani mengambil sedikit risiko demi keuntungan yang lebih besar, Reksadana Pendapatan Tetap bisa menjadi langkah selanjutnya.
Sebagian besar dana dalam RDPT (minimal 80%) dialokasikan ke dalam efek utang atau obligasi.
Reksadana pendapatan tetap sangat cocok bagi investor yang memiliki profil risiko moderat dengan jangka waktu investasi antara 1 hingga 3 tahun.
Karena berbasis obligasi, jenis ini cenderung memberikan imbal hasil yang stabil dan rutin. RDPT seringkali menjadi pilihan cerdas untuk melawan inflasi karena performanya yang biasanya melampaui suku bunga bank.
3. Reksadana Indeks (Index Fund)
Untuk pemula yang ingin mulai terpapar pada pasar saham namun takut akan volatilitas ekstrem dari saham individu, Reksadana Indeks adalah solusi moderat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Memanas! Tiga Anggota DPRD Kota Madiun Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027
-
Belanja Auto Dicap Boros? Perempuan dan Dilema Nikmati Hasil Kerja Sendiri
-
Mitsubishi Xforce Apakah Pakai Sunroof? Ini Perbandingannya dengan Versi Lawas
-
Jelang Lawan Vietnam, Media Tetangga Sindir Timnas Indonesia dengan Bendera Belanda dan Australia
-
Tawarkan Bunga Ringan, Penyaluran KUR Perumahan dan FLPP BRI Dominasi Kuota Nasional
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin
-
Klaim Dikriminalisasi Febrie Adriansyah Dipertanyakan, Jangan Semua Tersangka Mengaku Jadi Korban
-
Akhirnya PWI Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
-
Anggota DPRD DKI Bongkar Dugaan Praktik Culas Trayek Mikrotrans: Saya Pernah Ditawari Rp4 Miliar
-
Totalitas Tanpa Batas! Para Pemain Bapakmu Kiper Wajib Latihan Bola Sebelum Kontrak