- Kementerian Perhubungan menyerahkan tanggung jawab pengelolaan seluruh prasarana kereta api di Indonesia kepada PT Kereta Api Indonesia.
- PT KAI kini berperan sebagai investor sekaligus pengawas proyek pembangunan jalur kereta, termasuk pembangunan Double-Double Track di masa depan.
- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan kementerian akan memfokuskan peran sebagai regulator dengan menyesuaikan regulasi terkait sebelum pengalihan resmi dilakukan.
Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyerahkan sepenuhnya pengelolaan prasarana kereta api ke PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.
Artinya, pengelolaan mulai dari jalur kereta api hingga stasiun kereta api ke depan menjadi tanggung jawab dari KAI.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, mengatakan Kemenhub akan fokus mengurus sisi peraturan atau sebagai regulator saja.
"Kementerian Perhubungan akan menyerahkan pengelolaan prasarana kepada KAI, sehingga Kementerian Perhubungan hanya menjadi regulator," ujar Menhub di Stasiun Bekasi Timur, Kamis (30/4/2026).
Dudy melanjutkan, pembangunan jalur kereta api juga akan berpindah dari Kemenhub ke KAI. KAI akan menjadi investor sekaligus mengawasi proyek jalur kereta api seperti jalur dwi ganda atau Double-double Track (DDT).
"Jadi perubahan ini akan juga mempengaruhi pola atau perencanaan daripada KAI, termasuk diantaranya adalah pembangunan Double-Double Track di situ," ucapnya.
Namun demikian, tambah Dudy, Kemenhub akan terlebih dahulu mengubah aturan tentang ketentuan prasarana, sebelum secara sah diberikan kepada KAI..
"Jadi ini akan kita sesuaikan lagi dengan kondisi yang terbaru, bahwa prasarana akan diserahkan seluruhnya kepada KAI," pungkasnya.
Baca Juga: Bangkai Gerbong KRL Pasca Tabrakan Masih di Pinggir Rel, KAI Jelaskan Alasan Belum Dipindahkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga