- Menteri HAM Natalius Pigai mengancam menempuh jalur hukum terhadap penyebar berita bohong mengenai dirinya.
- Salah satu hoaks utama adalah kutipan palsu Pigai yang diklaim membela tindakan korupsi sesuai prosedur resmi.
- Kementerian HAM telah melacak akun penyebar hoaks di Instagram dan Facebook yang berpotensi menimbulkan kegaduhan nasional.
Suara.com - Menteri HAM Natalius Pigai tidak tinggal diam saat namanya dijadikan alat penyebaran berita bohong.
Menghadapi serangkaian narasi menyesatkan di berbagai platform digital, Pigai memberi sinyal akan membawa kasus ini ke jalur hukum.
Salah satu hoaks yang paling menyita perhatian adalah kutipan palsu yang menyebut Pigai membela tindakan korupsi selama sesuai prosedur.
“Hoaks! Saya tegaskan ini bukan pernyataan saya. Siapa pun yang memproduksi ini dan menyebarkan berita bohong (hoaks) bertentangan dengan hukum,” tegas Pigai, dalam keterangannya Rabu (25/3/2026).
Kementerian HAM merilis daftar pernyataan palsu yang beredar luas, termasuk klaim yang menyerang korban penyiraman air keras.
Pigai membantah keras dan menyatakan narasi-narasi tersebut adalah kebohongan total.
Tim Kementerian HAM pun telah melacak sumber penyebarannya.
Beberapa akun Instagram seperti tune_junk, ajroelrahman, hingga akun dengan nama provokatif kementerian_kurangajar kini dalam pemantauan.
Begitu pula dengan beberapa akun di Facebook seperti Ricky ELfarizi dan kawan-kawan.
Baca Juga: Rocky Gerung Minta Debat Pigai-Zainal Dihentikan: HAM Bukan Ajang Talkshow
Pigai menilai hoaks ini berpotensi menimbulkan kegaduhan nasional. Ia mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dan menyaring informasi sebelum membagikannya.
"Pastikan kebenaran sumber sebelum membagikannya ke ruang publik," pesan Kementerian HAM, menekankan komitmen mereka terhadap ekosistem komunikasi digital yang sehat dan beretika. (Antara)
Berita Terkait
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
HUT ke-12 Suara.com, Menteri HAM Natalius Pigai: I Love You, Tetaplah Kritis dan Imparsial
-
Menteri PPPA Soal Larangan Anak Punya Medsos: Tanpa Peran Orang Tua, Anak Bisa Cari Jalan Lewat VPN
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah
-
WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!
-
Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek
-
Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi
-
Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York
-
Anggota Polresta Yogyakarta Meninggal Dunia saat Bertugas Lebaran, Diduga Akibat Kelelahan
-
Targetkan 675 Ribu Pengunjung, Kawasan Malioboro Masih Dipadati Ribuan Wisatawan pada H+4 Lebaran
-
Viral Pria Joget di Dapur MBG, BGN Langsung Suspend Satu SPPG dan Beri Peringatan Keras