Bisnis / Inspiratif
Kamis, 07 Mei 2026 | 13:20 WIB
Ilustrasi tabungan valas. (Unsplash)
Baca 10 detik
  • Tabungan valas adalah produk perbankan dalam mata uang asing yang berfungsi sebagai instrumen diversifikasi dan perlindungan nilai kekayaan.
  • Instrumen ini mempermudah transaksi internasional, biaya pendidikan luar negeri, serta mitigasi risiko terhadap pelemahan nilai tukar mata uang Rupiah.
  • Nasabah perlu mempertimbangkan fluktuasi kurs, selisih biaya beli-jual (spread), serta potensi suku bunga rendah sebelum membuka rekening valas.

Bagaimana Cara Kerja Tabungan Valas?

Sebelum membuka rekening, penting untuk memahami mekanisme dasar yang berlaku pada tabungan ini.

Setoran Awal dan Saldo Minimum: Setiap bank memiliki kebijakan berbeda mengenai setoran awal. Ada yang mulai dari 10 USD, namun ada juga yang mensyaratkan jumlah lebih besar.

Kurs Jual dan Kurs Beli: Saat Anda menabung (menukar Rupiah ke Valas), bank akan menggunakan kurs jual. Sebaliknya, saat Anda mencairkan saldo menjadi Rupiah, bank menggunakan kurs beli. Selisih antara keduanya disebut sebagai spread.

Biaya Administrasi: Sama seperti tabungan biasa, terdapat biaya administrasi bulanan yang dipotong langsung dari saldo valas Anda.

Dilansir dari sikapiuangmu.ojk.go.id, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah adanya biaya provisi jika Anda menarik uang tunai dalam bentuk banknotes (uang kertas asing), namun biaya ini biasanya tidak dikenakan jika penarikan dilakukan melalui transfer antarbank.

Keuntungan dan Risiko

Seperti instrumen keuangan lainnya, tabungan valas memiliki dua sisi mata uang.

Keuntungan:

  • Potensi keuntungan dari selisih kurs jika nilai mata uang asing menguat terhadap Rupiah.
  • Kemudahan akses melalui aplikasi mobile banking modern.
  • Beberapa bank menawarkan kartu debit yang bisa langsung digunakan di ATM luar negeri tanpa biaya konversi tambahan.

Risiko:

  • Risiko Kurs: Jika nilai mata uang asing yang Anda simpan melemah terhadap Rupiah, maka nilai aset Anda secara keseluruhan akan menurun saat dikonversi kembali.
  • Bunga Rendah: Umumnya, suku bunga tabungan valas lebih rendah dibandingkan tabungan Rupiah atau deposito.

Tips Memilih Tabungan Valas untuk Pemula

Jika Anda tertarik untuk memulai, berikut adalah beberapa tips yang bisa dipertimbangkan.

Baca Juga: Resep Kaya ala Orang Cina: Ketika Strategi yang Tepat Terlihat Seperti Hoki

1. Tentukan Tujuan: Jika tujuannya untuk sekolah anak di Inggris, pilihlah mata uang Poundsterling (GBP). Jika untuk investasi umum, US Dollar (USD) biasanya paling stabil dan likuid.

2. Bandingkan Spread Kurs: Pilihlah bank yang memiliki selisih kurs jual-beli yang tipis agar Anda tidak merugi terlalu banyak saat konversi.

3. Cek Kemudahan Digital: Di era sekarang, pilihlah bank yang memungkinkan Anda membeli dan menjual valas secara real-time melalui aplikasi di ponsel.

Demikian ulasan mengenai Tabungan Valas. Selain berfungsi sebagai alat transaksi internasional, ia juga berperan penting dalam diversifikasi aset untuk melindungi kekayaan Anda dari ketidakpastian ekonomi global.

Sebelum membuat rekening tabungan valas, pastikan Anda memahami risiko fluktuasi mata uang dan pilihlah perbankan yang memiliki reputasi baik serta diawasi oleh OJK.

Load More