Bisnis / Inspiratif
Rabu, 20 Mei 2026 | 16:02 WIB
Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih [ChatGPT]
Baca 10 detik
  • Video viral Koperasi Desa Merah Putih dikritik publik karena tata letak produk di rak terlihat renggang dan tidak menarik.
  • Netizen menyarankan pengelola menggunakan teknik planogram agar toko tampak profesional, rapi, serta mampu memikat minat belanja konsumen.
  • Planogram adalah panduan visual strategis untuk mengatur posisi produk guna mengoptimalkan ruang toko dan meningkatkan volume penjualan ritel.

Suara.com - Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan video yang memperlihatkan tata letak produk di sebuah Koperasi Desa Merah Putih.

Bukannya menarik perhatian pembeli, susunan produk di rak justru menuai kritik publik karena dianggap terlalu renggang, kosong, dan tidak efektif untuk memancing minat belanja.

Banyak netizen menilai tata letak produk mencerminkan profesionalitas sebuah usaha, termasuk koperasi desa.

Dalam video viral yang ramai dibahas, produk terlihat disusun hanya dalam beberapa baris dengan jarak yang cukup jauh antarbarang. Akibatnya, rak tampak kosong meski sebenarnya masih berisi produk.

Kondisi ini kemudian dibandingkan dengan minimarket modern yang biasanya menata barang secara rapat, penuh, dan simetris agar terlihat lebih menarik.

Tak sedikit warganet menyebut bahwa pengelola toko sebaiknya memahami dasar-dasar merchandising dan planogram agar tampilan toko lebih profesional.

Banyak netizen kemudian menyarankan agar pengelola koperasi belajar soal planogram, sebuah teknik penataan produk yang umum digunakan di dunia retail modern.  Istilah ini memang cukup populer di kalangan bisnis minimarket, supermarket, hingga toko kosmetik dan apotek.

Lalu, sebenarnya apa itu planogram?

Apa Itu Planogram?

Planogram adalah panduan visual untuk mengatur posisi dan penempatan produk di rak toko agar terlihat rapi, menarik, dan mampu meningkatkan penjualan. Secara sederhana, planogram membantu menentukan produk mana yang harus diletakkan di bagian atas, tengah, bawah, maupun area paling strategis di toko.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret

Dalam dunia retail, penataan produk bukan sekadar soal estetika. Posisi barang sangat memengaruhi perilaku konsumen saat berbelanja. Karena itu, supermarket besar biasanya memiliki aturan khusus tentang cara menyusun produk di rak.

Planogram biasanya dibuat dalam bentuk diagram atau sketsa visual yang menunjukkan lokasi detail setiap produk. Sistem ini membantu pegawai toko menata barang dengan standar yang sama di seluruh cabang.

Fungsi Planogram dalam Dunia Bisnis

Planogram memiliki banyak fungsi penting, terutama untuk bisnis retail dan toko kebutuhan sehari-hari. Berikut beberapa manfaat utamanya:

1. Membuat Toko Terlihat Lebih Rapi
Penataan produk yang terstruktur membuat rak toko terlihat penuh, terorganisir, dan nyaman dipandang. Konsumen pun lebih mudah menemukan barang yang mereka cari.

Rak yang terlalu kosong atau produk yang ditata berjauhan sering dianggap kurang menarik dan memberi kesan toko tidak lengkap.

2. Meningkatkan Penjualan
Penempatan produk sangat memengaruhi keputusan pembelian. Produk yang berada sejajar dengan pandangan mata biasanya lebih sering dibeli dibanding produk di bagian bawah rak.

Load More